36791178_800_800

Penyanyi solo, Teddy Adhitya terus bergerak dan berkembang dalam perjalanan musiknya. Sejak merilis single “In Your Wonderland” pada tahun 2016 lalu, Teddy Adhitya tidak berhenti di situ. Ia sukses melepaskan predikat one hit wonder menyusul single keduanya “Let Me” yang hingga kini, single tersebut terus mengudara di beragam platform musik Indonesia.

Berputarnya lagu-lagu tersebut membawa Teddy Adhitya ke panggung-panggung yang lebih jauh lagi dan semakin beragam. Mulai dari gig lokal hingga menjalani tur di Negeri Sakura, Jepang dan Malaysia di tahun 2016 lalu.

Dua single tidak memberikan perasaan puas begitu saja. Ruang musik kecil yang dibangun sejak awal perlahan membesar dan menjadi tempatnya untuk berkreasi lebih jauh melalui materi-materi lainnya yang terus bermunculan demi impiannya untuk merilis sebuah debut album. Setelah puluhan lagu diciptakan, tujuh materi baru di luar dua single yang telah rilis pun ditetapkan dan dirangkum ke dalam debut album yang ia beri tajuk “Nothing is Real”. Album yang berisikan sembilan lagu gambaran perasaan yang satu sama lain saling berhubungan.

“Album ini adalah album yang sangat personal buat saya 25 tahun berdekatan dengan kisah asmara. Sembilan lagu yang saya buat di album ini berdasarkan kisah nyata, punya cerita yang berbeda namun berhubungan. Mulai dari perasaan senang, bimbang, sembuh, tersakiti, sembuh lagi, jatuh lagi hingga kemudian ikhlas. Dari semua yang saya jalani, akhirnya saya menyadari kalau semuanya itu tidak nyata, nothing is real.”

Selama satu tahun penuh, hampir semua ide dalam album ini dikerjakannya sendiri. Mulai dari ide awal, penulisan lagu, hingga pemilihan mood dirancangnya dan disatukannya menjadi sembilan lagu utuh penuh makna. Ia membuat dasar dari materi-materinya, lalu rekannya, seorang gitaris, Anugerah Swastadi yang juga bertindak sebagai co-producer menerjemahkan ke Bahasa teknis rekaman. Teddy Adhitya juga menunjuk sendiri musisi-musisi pendukung yang ia pilih untuk turut mengisi album “Nothing is Real” ini. Nama-nama seperti Agus Kristianto, Doni Jusran, Adra Karim hingga Marco Steffiano ikut menghiasi benang merah album debut Teddy Adhitya.

“Album “Nothing is Real” hampir semuanya saya kerjakan sendiri, tapi di balik itu ada dukungan yang luar biasa dari teman-teman musisi lainnya untuk membuat lagu yang saya ciptakan semakin baik dalam menyampaikan rasa. Banyaknya musisi pendukung bukan terfokus dari kuantitas dukungan, namun lebih untuk keperluan lagu demi lagu, dan mereka membantu saya dengan sangat baik.”

Album “Nothing is Real” format digital resmi dirilis pada 24 Februari 2017. Selain tersaji dalam di beragam layanan streaming atau download digital, album  ini akan juga tersedia dalam bentuk fisik termasuk dengan edisi spesial termasuk dengan merchandise Teddy Adhitya yang dirilis pada 26 Februari 2017. perilisan album “Nothing is Real” juga dirayakan dengan sebuah pertunjukan di Shoemaker Studio, Jakarta dimana Teddy akan tampil bersama musisi-musisi yang terlibat di dalam proses pembuatan album ini.

============================================================================

Teddy Adhitya’s Social Media Channels :

Instagram/Twitter: @teddyadhitya

YouTube: www.youtube.com/teddyadhitya

Facebook : www.facebook.com/teddyadhityamusic

Related Blogs

    Share