Tak seperti rambut, janggut dan bulu-bulu lainnya, pamor kumis memang bisa dikatakan naik turun. Ada kala ia bisa diterima baik bahkan punya tempat terhormat. Namun ada kalanya pula ia dilecehkan. Parahnya tak jarang ia mendapat julukan penghinaan semacam saringan teh atau alisnya mulut. Padahal menurut Dr Moeslan Saradhawarni, SpOG MARS yang pakar seksolog itu, kumis...