SUNDAY MARKET SBY 2018 VOL.2 “BRINGING ALL TOGETHER” kembali digelar pada tanggal 19-21 Oktober 2018 lalu. Sesuai dengan tema yang diangkat, acara ini menggabungkan empat elemen; fashion, musik, seni, dan kuliner. Berlangsung di Surabaya Townsquare, Sunday Market menjadi wadah bagi semua insan untuk mengekspresikan diri. Mulai dari orang tua hingga anak-anak datang dan menikmati suasana yang diorganisasi oleh Soledad & The Sisters Co dan Surabaya Townsquare. Sunday Market kali ini menghadirkan 108 tenant terpilih (home and living, beauty and groom, fashion).

b9f68e4f-3ee4-4533-a7c0-384c11d56d12

Begitu memasuki area Sunday Market kita akan disapa dengan sebuah instalasi keren yang pas untuk berfoto. Menggambarkan suasana kota Surabaya, instalasi ini dibuat oleh Archproject dari mahasiswa Arsitektur ITS, Surabaya. Selain membuat instalasi photobooth, mereka juga memiliki instalasi CENTIPEDE CINEMA: Kinescape, dimana para pengunjung disuguhkan berbagai film pendek.

bcec5c66-fc93-4092-a451-c3d749445592

Melanjutkan perjalanan ke area depan, mata langsung dimanjakan dengan berbagai baju-baju dan berbagai macam jenis fashion yang dipajang berderet. Baju, sepatu, tas, aksesoris, semua ada disini. Yup, area ini adalah Flea Market, salah satu area paling ramai. Disini para pengunjung dikelilingi berbagai pilihan selain fashion, ada barang antiques, pre-loved, bike/motorcycle, dan scooter. Ditambah dengan harga yang sangat terjangkau – dibawah 200 ribu – tak heran jika area ini menjadi area yang paling diminati.

975b0e4c-f9de-400a-a654-12ee75283594 408a4435-375c-498e-89a7-e2fe70b82eb4 46cc1ca7-f472-495b-a6d1-017cd73a7729

Tak hanya sampai disitu saja, masih ada berbagai barang yang dijual di sisi kanan-kiri Surabaya Town Square. Berbagai macam barang berbahan leather dan vintage juga hadir memeriahkan acara yang diadakan setiap enam bulan ini. Label-label lokal juga ikut menyajikan pilihan beragam bagi para pengunjung

Begitu selesai berbelanja, perut terasa lapar langsung mampir ke area Food and Beverages di sekitaran Flea Market. Atau bisa juga ke Food Truck didekat pintu masuk. Berbagai jenis makanan, mulai dari camilan hingga makan berat tersedia. Tentu saja dengan harga terjangkau. Berlangsung diakhir pekan, tak sedikit keluarga yang datang bersama anak-anaknya. Menjadi sarana hiburan bagi keluarga, Sunday Market juga menghadirkan wahana asyik bagi anak-anak. Yaitu Odong-odong Park. Hanya perlu membayar Rp. 10.000 untuk menikmati permainan ini.

Di area Corner Book Stall, siapapun bebas untuk membaca koleksi buku dari Intensif Book, dan Indie Book Corner. Selain itu, Fithriyah Abubakar turut mewarnai Sunday Market dengan peluncuran bukunya yang berjudul ‘Surya Candra Dalam Cinta’. Ada juga peluncuran buku ‘Persebaya And Them: Jejak Legiun Asing Tim Bajul Ijo’ karya dari Dhion Prasetya.

Di dekat Area Corner Book Stall ada Ruang Sastra dimana pengunjung berkreasi secara gratis membuat puisi lewat kata-kata yang dipilih secara acak melalui media koran bekas dan majalah bekas. Setelah dibuat, tentunya masing-masing peserta akan diberi ruang apresiasi dengan membacakan karyanya didepan kawan-kawan

fcb55c3b-a2ac-4635-9144-11a5e85b2661 4989409c-2c06-4718-a7ac-7e25fea15b28 1050b5f9-e578-4173-9ec1-2ad8b77c58a6 db28c32f-d6c4-4586-88c9-ed4cc43b527c

Selain market place yang berbagai macam, para pengunjung juga dapat menambah ilmu dengan adanya berbagai workshop yang diselenggarakan. Ada Workshop Senam Bibir, lokakarya membuat konten video Lipsycnc nan menghibur bersama Fluxcup. Dilaksanakan pula workshop membuat Leather-Cardholder. Lokakarya prakarya berbahan dasar kulit yang diinisasi oleh Revolt Industry – Industri berbahan baku kulit yang berbasis di Surabaya—dimana berkolaborasi dengan Revolt Industry.

Kemudian ada Talkshow “Masuk Musik” bersama Felix Dass ( jurnalis musik) dan Saleh Husein (gitaris White Shoes and The Couple Company dan The Adams). Talkshow ini membahas dan mengulik bagaimana masuk ke dalam industri musik Indonesia. Farid Stevy (vokalis FSTVLST) juga hadir dalam Cheap Art Market. Dimana ia membuat artwork dari pembicaraan dengan para pengunjung. Dengan membayar seikhlasnya, dana yang terkumpul nantinya akan disumbangkan ke korban gempa di Palu.

Dan untuk pertama kalinya, Tahilalats datang dan menyapa para penggemarnya di Surabaya dengan sajian comicstrip yang mengocok perut. Tahilalats juga membawa official merchandisenya. Dilanjutkan dengan Talkshow founder Tahilalats Nurfadli Mursyid, selain itu akan ada lelang karya Tahilalats, dan hasil lelang akan disumbangkan ke korban gempa di Palu

Bagi pecinta film ada juga karya-karya sineas nusantara di Little Cinema Sunday Market. Ada Rocket Rain, karya Anggun Priambodo, Saleh Husein juga akan membawa karya instalasi video dan beberapa filmmaker lainnya yang dikurasi oleh Festcil dan Screenpils.

Kurang rasanya jika tidak ada penampilan band di acara Sunday Market. Kali ini Sunday Market mengundang beberapa artis baik artis lokal Surabaya, Jogja, hingga Jakarta. Pada hari Sabtu, panggung utama diramaikan oleh Timeless, The Last Suga, dan ditutup oleh White Shoes and The Couples Company. Di malam terakhir, giliran Dynamite Rockers, Cotswolds, Olski, Kapal Udara dan FSTVLST yang menghibur para pengunjung.

4df739ff-0b71-4784-948e-1244e57d2eda

================================================================================

For more info: @sundaymarketsby

Related Blogs

    Share