substance-body

SUBSTANCE // RILIS SINGLE “LULLABY”

Terbentuk pada akhir 2018 di Bandung, dua orang sahabat asal Tangerang Lingga (Gitar) dan Regga (Vokal) dengan mengajak Ivananda (Bass) memutuskan membentuk grup musik sebagai bentuk pelampiasan luapan emosional dan kejadian-kejadian di hari-hari yg kami lalui. Dengan mengeksplorasi musik-musik seperti Joy Division, Pink Turns Blue, Protomartyr dan Idles. 

Substantial Elapsed merupakan nama awal yang kami gunakan untuk grup ini, dengan nama itu kami ingin membawa kembali entitas musik post-punk yang kental pada akhir 70-an hingga 80-an. Namun, karena sulit dalam penyebutan dengan nama tersebut, kami ringkas dengan nama Substance, yang juga diambil dari album kompilasi New Order dan Joy Division. Pada akhir 2019, Ivananda (Bass) memutuskan untuk meninggalkan Substance. Kemudian Substance menambahkan anggota, Angga (Drum) membuat suasana kelam yang ingin kami hadirkan menjadi lebih energik dengan tabuhannya dan penggantian anggota Gempar (Bass).

Pada tanggal 9 Juli 2021, Substance meluncurkan single yang berjudul “Lullaby”. “Lullaby” bercerita tentang perjalanan seseorang pergi ke tempat yang sangat jauh dari tempat ia berasal. Tempat ini sangat asing baginya. Mulai dari iklim, keindahan alam, penataan kota hingga budaya. Suatu hari ia singgah di sebuah guest house untuk bermalam disana. Sebelum  tidur, ia pergi ke kamar mandi dan tidak lupa membawa ponsel genggamnya.

I sat in the small room. I can see the world from above. I can feel everything from below.”

Dimalam yang sangat sepi dan sunyi, ia mendengar dentuman piano memainkan lagu ‘we wish you merry christmas’ dengan nada yang sangat false persis dibalik ventilasi kamar mandi tersebut. Tidak ada pikiran apapun yang terbesit dibenaknya hanya bunyi dentuman false yang menjadi fokus utamanya saat itu. Keesokan harinya ia bertanya kepada penjaga guest house tersebut tentang ada apa dibalik kamar mandi tersebut. Apakah ada kamar atau ruangan?. Namun ternyata dibalik kamar mandi adalah hutan dan tidak ada ruangan atau bangunan apapun.

Awalnya ia hanya sekedar percaya dengan kejadian-kejadian yang bisa dibilang diluar nalar kita sebagai manusia. Dalam kejadian tersebut, lagu “Lullaby” ingin menyampaikan bahwa dunia dari dimensi yang berbeda itu ada dan hidup berdampingan, bahkan bisa bersinggungan.

“They are real, the lullaby dancing above you. They sang for you, are they playing for me?”

====================================================================================

For more info:

Instagram: @substanceind  

Spotify : Lullaby

Related Blogs

    Share