stat1

Adalah sebuah refleksi dari rangkuman perjalanan hidup seluruh umat manusia. Ketika ekspektasi yang mereka panjatkan tidak sesuai dengan apa yang semesta berikan, berdoa dan bersyukur mungkin adalah salah sedikitnya jalan yang bisa dicoba agar manusia bisa bersahabat dengan realitanya. Dengan mewakili semua keresahan yang orang-orang rasakan, Stationary mencoba menyampaikan ketenangan melalui “Lust And Desperate”.

Sudah berjalan 2 tahun, sejak terakhir merilis single perdana bertajuk “Dilemma” pada pertengahan tahun 2018 hingga melalui serangkaian panggung, Stationary unit Indie Rock asal Yogyakarta resmi melepas single keduanya bertajuk “Lust And Desperate” pada tanggal 14 Februari 2020, sekaligus akan menjadi media pengantar teman – teman menuju debut EP – Memoir Stationary.

“Lust And Desperate” lahir dalam wujud kolaborasi Stationary dengan beberapa musisi dan seniman lokal asal Yogyakarta. Bersama Damar Puspito sebagai produser dan music director, Danar Puspito sebagai kreator art dan visual keseluruhan Official Video Lirik, dan Daniel Bagas sebagai pereka cipta artwork cover single, yang di mana ketiganya adalah personil dari unit instrumental asal Yogyakarta, Niskala. Bersama Stationary, mereka bertanggung jawab atas kelaikan dan konsistensi “Lust And Desperate” di publik.

Karya tunggal ini diluncurkan dalam format Official Lyric Video dan Official Audio di kanal Youtube Stationary juga bisa didengarkan melalui platform streaming Soundcloud dan Bandcamp.

Stationary akan merangkum banyak hal baru dalam mini album MEMOIR. Dan hal pertama yang mereka coba perkenalkan adalah “Lust And Desperate”.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @stationarymusicid

Related Blogs

    Share