Epitaph-Final

Soft Blood Merilis Single Terbaru Berjudul Epitaph

Sebelumnya,  pada bulan Februari 2016 Soft Blood telah mengeluarkan single pertama bertajuk The Shangrila’s Journey. Soft Blood yang kini beranggotakan Mirza P. Wardhana (vokal dan gitar), Surya Fikri Asshidiq (drum), Rizal Taufikkurohman (gitar), Dini Lestari (bass), dan Andri Cahyaningtyas (synth) kembali dengan materi single kedua bertajuk Epitaph yang dapat didengarkan melalui iTunes, Spotify dan Youtube pada tanggal 9 Februari 2017. 
 Epitaph sendiri masih mengangkat tema yang sama seperti pada single sebelumnya, cinta. Lagu ini bercerita tentang  penantian seseorang yang tak kunjung datang, “Lagu ini berkisah tentang orang yang nunggu seseorang, tapi di liriknya aku biarkan menggantung. Si ceweknya gatau dateng atau engga” jelas Mirza. 
 
Masuknya Andri Cahyaningtyas sebagai personil kelima pada bulan September 2016 untuk mengisi bebunyian pada departemen synthesizer cukup memberi perubahan warna musik Soft Blood dalam single kedua ini menjadi lebih segar. Meski begitu, kehadiran synthesizer tidak menghilangkan identitas musik jangle pop/laid-back indie rock bertempo sedang yang sarat pengaruh Mac Demarco hingga Alex Calder yang menjadi benang merah musik Soft
Blood dari awal terbentuk.
[Official-Photo]-Soft-Blood
 Single kedua ini memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar lima bulan dikarenakan adanya perubahan-perubahan termasuk dalam tempo lagu. Alvin Baskoro didapuk untuk mengisi kursi produser dalam penggarapan Epitaph. Sedangkan untuk penggarapan artwork dikerjakan oleh Dini Lestari, “Saya berusaha menghadirkan objek seorang wanita yang sedang ditunggu oleh sang lelaki dalam lirik lagu ini (Epitaph). Dan yang paling berkesan dari si wanita tersebut dalam bayangan si lelaki ini adalah matanya.” cerita Dini. “Garis besarnya ini tentang angan-angan sama memori sang lelaki tentang particular girl saja.” tambahnya sekaligus menutup penjelasan tentang artwork yang ia kerjakan.
 Single kedua Epitaph ini juga menandakan dimulainya kerjasama antara Soft Blood dengan label rekaman asal Jakarta, Misashi Records untuk debut EP mereka yang diproyeksikan akan dirilis pada Juni 2017. “Nada-nada monoton repetitif yang menggugah dengan sentuhan lo-fi dan cara bernyanyi malas-malasan penuh energi membuat saya menyukai mereka. Mendukung Soft Blood dengan merilis mereka adalah mimpi yang terwujudkan bagi Misashi Records” ujar Jodi Setiawan sang pendiri record label kenamaan asal ibu kota tersebut.
==============================================================================


Related Blogs

    Share