SMSR

Unit space age pop asal Ibukota, SMSR, merilis single teranyarnya “Why Too Soon pada 8 Desember 2018 dan video klipnya pada 10 Desember 2018. Setelah sebelumnya merilis single “Ease Your Mind, kini kuartet yang digawangi oleh Farzad Arezoo (keys/synth/ vocal), Ardana Putra (guitar), Arya Pradipto (guitar/vocal), Reygi Prabowo (bass), dan Muhammad Wildan (drum) telah siap untuk membawa pendengar berpetualang mengarungi warna baru musik pop dengan sentuhan psikedelia.

Band yang berdiri pada tahun 2015 dan dilatarbelakangi oleh pertemanan masa kecil ini menggabungkan unsur-unsur musik indie pop/rock hingga psychedelic dan pada akhirnya membentuk suatu spektrum musik yang kaya. Nama SMSR (samsara) sendiri diambil dari konsep ajaran Buddha tentang siklus kehidupan duniawi. Kemudian, nama tersebut dipilih untuk mewakili ‘mood’, warna musik, hingga penggunaan lirik kontemplatif yang mereka tawarkan.

Dalam lagu “Why Too Soon, SMSR bercerita tentang makna persahabatan. Lebih tepatnya bagaimana kematian orang terdekat bisa mempengaruhi cara kita menerima situasi terburuk dalam hidup. “Dalam penyangkalan, kemarahan, tidak dapat menawar, tertelan dalam depresi, dan akhirnya menyerah pada penerimaan. Kenangan masa-masa indah bisa membawa senyum pada saat-saat sedih itu. Ini adalah makna persahabatan sejati dalam lingkaran kita masing-masing.”, tutur salah seorang personil SMSR.

Bekerja sama dengan PVL Records, SMSR mengajak para pendengar untuk menyelami kenyataan banal namun dengan cara yang lebih elegan.

===============================================================================================================

For more information:

Instagram: @smsr__

Facebook: @smsrmusic

Related Blogs

    Share