photobandBeberapa waktu lalu, Sajama Cut merilis kaset single Dinner Companion beserta Terdampar pada pagelaran tahunan Record Store Day. Seluruh kaset yang dirilis oleh Leeds Records terjual habis, bahkan label belia itu harus mencetak ulang kaset single tersebut. Menyambut antusiasme pecinta musik akan single tersebut, Sajama Cut pun membuatkan video klip untuk Terdampar.

Sebagai informasi, lagu Terdamparyang ada di kaset dan dibuatkan video klipnya adalah versi baru. Sajama Cut yang kini digawangi oleh Marcel Thee (vokal), Dion Panlima Reza (gitar), Hans Citra Patria (kibor), Randy Apriza Akbar (bas), dan Banu Satrio (drum) merekam ulang lagu yang aslinya berdurasi 2 menit 48 detik itu.

Video klip untuk lagu yang pertama kali dirilis di album pertama Sajama Cut, Apologia itu digarap dengan beda dari karya-karya Sajama Cut sebelumnya. Menggandeng Telebising (Dmaz Brodjonegoro/TB Putera) sebagai sutradara, Goenrock sebagai director of photography, dan Lala Bohang sebagai talent, Terdampar digarap layaknya video-video yang biasa kita lihat di media sosial seperti Instagram dan Vine.

“Konsep video untuk millenials. Video gaya Instagram dengan visual yang menipu mata. Idenya sih karena sering lihat foto-foto makanan di media sosial yang selalu top angle. Kayaknya lucu kalo diaplikasikan ke video,” ucap TB Putera.

Vokalis Sajama Cut, Marcel Thee, mengaku kerjasama tersebut terwujud karena dirinya adalah fans karya-karya dari TB Putera.

“Gue lumayan nge-fans dengan video-video Vine TB Putera yang kreatif editan-editannya. Jadi waktu kita kemarin me-remake Terdampar, kita terpikir kenapa gak kerjasama aja dengan dia untuk membuat sebuah video yang berkonsep kreatif. Syukur-syukur hasilnya seru banget. Keterlibatan yang lain – Dmaz, Lala, dan Goenrock benar-benar menambah unsur maut-nya video ini, menurut gue,” paparnya.

Yang membuat video klip ini lebih spesial, Sajama Cut dkk hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam untuk menyelesaikan video klip ini.

Tentang Sajama Cut

Sajama Cut terbentuk pada tahun 1999 di Jakarta, Indonesia dan dikenal sebagai salah satu band yang meledak pada era musik independen awal 2000-an. Mereka telah merilis 4 album, sejumlah  mini album yang banyak mendapatkan pujian dari khalayak dan kritisi musik dalam dan luar  negeri, serta berpartisipasi di beberapa soundtrack dan album kompilasi, termasuk di antaranya  film “Janji Joni” dan juga “JKT: SKRG” yang legendaris. Single mereka. “Less Afraid,” “Fallen Japanese,” “Alibi,” “Painting/Paintings”, dan “Fatamorgana” menembus posisi pertama di beberapa chart di radio.

Sajama Cut telah menerima banyak liputan dan apresiasi dari publikasi seperti Rolling Stone, HAI, Nylon, Esquire, Trax, FHM, The Jakarta Post, etc. Mereka juga telah tampil di beberapa siaran  langsung di TV seperti Indonesian Morning Show, beberapa acara di MTV Indonesia, Radio Show, etc.

Sajama Cut telah bekerja dengan beberapa musisi dan videografer dari Amerika Serikat, Inggris, Luxembourg, Jerman, Singapura, Jepang, Norwegia, Swedia, Belanda dan sebagainya.

Sajama Cut telah tampil di banyak konser, diantara dengan band-band kelas dunia seperti Asobi Seksu, MGMT, The Whitest Boy Alive, Ruins Alone, Ken Stringfellow, The Radio Dept., Sore, White Shoes and the Couples Company dan The Brandals.

Band ini terkenal karena keaktifannya dalam berkolaboradi dengan artis artis kontemporer baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk di antaranya Broken Machine Films, Ika Vantiani, Anggun Priambodo, Katherine Karnadi, dan banyak lagi.

Album teranyar mereka “Hobgoblin” yang dirilis pada Juni 2015 secara kilat menjual habis cetakan pertamanya sebanyak 1000 kopi. Album tersebut dirilis di bawah naungan label Elevation Records dalam format vinyl 12″, CD, dan kaset. Dalam album ini, Sajama Cut berkolaborasi dengan 20 pelukis, ilustrator, penulis puisi, videografer dan sutradara sebagai bentuk kampanye promosinya.

Formasi live Sajama Cut pada tahun 2016 adalah: Marcel Thee, Dion Panlima Reza, Randy Apriza Akbar, Hans Citra Patria, Yudhistira (Vague, Jirapah), Muhammad Asranur (Efek Rumah Kaca, Pandai Besi, Max Havelaar), dan Banu Satrio.

http://facebook.com/sajamacut

http://twitter.com/sajama_cut

http://instagram.com/sajama_cut

http://sajama-cut.com

Related Blogs

    Share