Terdampar adalah lagu klasik Sajama Cut yang pertama kali dirilis di Apologia (2001)

1Beberapa waktu lalu, Sajama Cut merilis kaset single Dinner Companion beserta Terdampar pada pagelaran tahunan Record Store Day. Seluruh kaset yang dirilis oleh label belia Leeds Records terjual habis pada Record Store Day beberapa hari yang lalu. Pemesanan untuk 100 kaset kloter kedua yang juga diproduksi label tersebut juga kabarnya sudah ditutup.

Dinner Companion merupakan single keempat dari Hobgoblin, sedangkan Terdampar merupakan lagu yang berada di album perdana Sajama Cut yang berjudul Apologia.

Uniknya, Terdampar yang ada di kaset single tersebut adalah versi baru. Sajama Cut yang kini digawangi oleh Marcel Thee (vokal), Dion Panlima Reza (gitar), Hans Citra Patria (kibor), Randy Apriza Akbar (bas), dan Banu Satrio (drum) merekam ulang lagu yang aslinya berdurasi 2 menit 48 detik itu.

Marcel Thee – satu-satunya orang yang tersisa dari Sajama Cut era Apologia – mengungkapkan alasannya mengapa lagu tersebut direkam ulang.

“Buat gue, formasi live Sajama Cut sekarang adalah yang paling matang. Jadi merekam materi Sajama Cut yang lama dengan formasi ini, menjadi eksperimen yang seru, bahkan ‘menantang’ dengan caranya sendiri,” ucapnya.

Lagu Terdampar versi 2016 ini pun tidak banyak berubah dari versi sebelumnya. “Gue rasa lagu seperti Terdampar, yang sangat sederhana aransemennya, mengingatkan kita bahwa seringkali aransemen yang simpel itu adalah yang paling efektif. Secara lirikal, gue juga merasa lagu ini sekarang mempunyai konteks baru – yang lebih meluas. Khususnya bagian chorus-nya yang sering dikutip orang,” lanjutnya.

Selain itu, menurut Marcel, Terdampar adalah lagu yang pas untuk menemani Dinner Companion. Sulitnya fans untuk mencari dan mendengar lagu-lagu dari album Apologia juga jadi alasan lagu tersebut dilahirkan kembali.

“Lagu ini gue tulis hampir 20 tahun yang lalu, tapi gue masih merasakan koneksi dengannya. Ketika beberapa Sajama Kids mengatakan bahwa mereka ingin mendengarkan lagu ini direkam oleh line-up sekarang, gue pikir kenapa tidak,” papar Marcel.

Tentang Sajama Cut

Sajama Cut terbentuk pada tahun 1999 di Jakarta, Indonesia dan dikenal sebagai salah satu band yang meledak pada era musik independen awal 2000-an. Mereka telah merilis 4 album, sejumlah  mini album yang banyak mendapatkan pujian dari khalayak dan kritisi musik dalam dan luar  negeri, serta berpartisipasi di beberapa soundtrack dan album kompilasi, termasuk di antaranya  film “Janji Joni” dan juga “JKT: SKRG” yang legendaris. Single mereka. “Less Afraid,” “Fallen Japanese,” “Alibi,” “Painting/Paintings”, dan “Fatamorgana” menembus posisi pertama di beberapa chart di radio.

Sajama Cut telah menerima banyak liputan dan apresiasi dari publikasi seperti Rolling Stone, HAI, Nylon, Esquire, Trax, FHM, The Jakarta Post, etc. Mereka juga telah tampil di beberapa siaran  langsung di TV seperti Indonesian Morning Show, beberapa acara di MTV Indonesia, Radio Show, etc.

Sajama Cut telah bekerja dengan beberapa musisi dan videografer dari Amerika Serikat, Inggris, Luxembourg, Jerman, Singapura, Jepang, Norwegia, Swedia, Belanda dan sebagainya.

Sajama Cut telah tampil di banyak konser, diantara dengan band-band kelas dunia seperti Asobi Seksu, MGMT, The Whitest Boy Alive, Ruins Alone, Ken Stringfellow, The Radio Dept., Sore, White Shoes and the Couples Company dan The Brandals.

Band ini terkenal karena keaktifannya dalam berkolaboradi dengan artis artis kontemporer baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk di antaranya Broken Machine Films, Ika Vantiani, Anggun Priambodo, Katherine Karnadi, dan banyak lagi.

Album teranyar mereka “Hobgoblin” yang dirilis pada Juni 2015 secara kilat menjual habis cetakan pertamanya sebanyak 1000 kopi. Album tersebut dirilis di bawah naungan label Elevation Records dalam format vinyl 12″, CD, dan kaset. Dalam album ini, Sajama Cut berkolaborasi dengan 20 pelukis, ilustrator, penulis puisi, videografer dan sutradara sebagai bentuk kampanye promosinya.

Formasi live Sajama Cut pada tahun 2016 adalah: Marcel Thee, Dion Panlima Reza, Randy Apriza Akbar, Hans Citra Patria, Yudhistira (Vague, Jirapah), Muhammad Asranur (Efek Rumah Kaca, Pandai Besi, Max Havelaar), dan Banu Satrio.

Media social:

http://facebook.com/sajamacut

http://twitter.com/sajama_cut

http://instagram.com/sajama_cut

http://sajama-cut.com

 

Media Relation: Alvin Bahar

08978175132

alvinbahar93@gmail.com

 

Booking: SRM Band Management
+62818496654
srmbandmanagement@gmail.com

Related Blogs

    Share