sajamacut-da

Sajama Cut terbentuk pada tahun 1999 di Jakarta, Indonesia dan dikenal sebagai salah satu band yang meledak pada era musik independen awal 2000-an. Mereka telah merilis 4 album, sejumlah  mini album yang banyak mendapatkan pujian dari khalayak dan kritisi musik dalam dan luar  negeri, serta berpartisipasi di beberapa soundtrack dan album kompilasi, termasuk di antaranya  film “Janji Joni” dan juga “JKT: SKRG” yang legendaris. Single mereka. “Less Afraid,” “Fallen Japanese,” “Alibi,” “Painting/Paintings“, dan “Fatamorgana” menembus posisi pertama di beberapa chart di radio.

Sajama Cut telah menerima banyak liputan dan apresiasi dari publikasi seperti Rolling Stone, HAI, Nylon, Esquire, Trax, FHM, The Jakarta Post, etc. Mereka juga telah tampil di beberapa siaran  langsung di TV seperti Indonesian Morning Show, beberapa acara di MTV Indonesia, Radio Show, etc.

Sajama Cut telah bekerja dengan beberapa musisi dan videografer dari Amerika Serikat, Inggris, Luxembourg, Jerman, Singapura, Jepang, Norwegia, Swedia, Belanda dan sebagainya.

Sajama Cut telah tampil di banyak konser, di antara dengan band-band kelas dunia seperti Asobi Seksu, MGMT, The Whitest Boy Alive, Ruins Alone, Ken Stringfellow, The Radio Dept., Sore, White Shoes and the Couples Company dan The Brandals.

Band ini terkenal karena keaktifannya dalam berkolaborasi dengan artis artis kontemporer baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk di antaranya Broken Machine Films, Ika Vantiani, Anggun Priambodo, Katherine Karnadi, dan banyak lagi.

Album teranyar mereka “Hobgoblin” yang dirilis pada Juni 2015 secara kilat menjual habis cetakan pertamanya sebanyak 1000 kopi. Album tersebut dirilis di bawah naungan label Elevation Records dalam format vinyl 12″, CD, dan kaset. Dalam album ini, Sajama Cut berkolaborasi dengan 20 pelukis, ilustrator, penulis puisi, videografer dan sutradara sebagai bentuk kampanye promosinya.

Mulai dari album penuh pertama hingga album remix, kini tersedia di layanan streaming musik tersebut. Setelah lama dinanti, kini seluruh diskografi Sajama Cut telah tersedia di Spotify.

Dari debut album “Apologia“, album kedua “The Osaka Journals” yang mendapat banyak ulasan positif, “Manimal” sang album ketiga yang melahirkan hits “Twice (Rung The Ladder)”, album remix “Le Internationale” yang dirilis 11 tahun lalu, dan karya-karya teranyar band asal Jakarta itu seperti “Hobgoblin,” hingga “Softcore” bisa dinikmati di situs/aplikasi streaming tersebut.

Band yang kini beranggotakan Marcel Thee (vokal/multi instrumen), Dion Panlima Reza (gitar), Banu Satrio (drum), dan Hans Patria (keyboard) tersebut mengatakan ada alasan mengapa baru sekarang diskografi Sajama Cut tersedia di Spotify.

Gue pribadi tumbuh di era rilisan fisik adalah medium utama untuk mendengarkan  rekaman-rekaman favorit gue. Bagi gue, ada kedalaman pengalaman yang nilainya abadi ketika  menunggu rilisnya sebuah album, membelinya, dan mendengarkannya sambil membaca dan melihat liner notes dan cover-nya. Tapi pada saat yang sama, ada juga sesuatu yang tidak terpungkiri magis-nya dan efisiennya dari tersedianya album apa saja dalam perpustakaan musik digital jaman sekarang. Gue bukan orang yang meromantisasi masa lalu terlalu banyak, dan gue senang bahwa Sajama Cut, Strange Mountain, The Knife Club, Roman Catholic Skulls, dan projek-projek musikal gue lainnya menjadi bagian dari zaman – apapun bentuknya itu,” kata Marcel.

Fans juga menjadi penyebab katalog karya band yang pernah mengisi soundtrack Janji Joni tersebut kini ada di ranah digital.

Kita udah sering mulai melihat, mendengar, dan mendapatkan pesan-pesan dari fans-fans baru, yang kebanyakan mengenal kita dari Spotify dan lain-lain. Ini sesuatu yang gue rayakan,” lanjut Marcel.

Diskografi Sajama Cut di Spotify bisa dinikmati di link berikut:

======================================================================================

For more info

Intagram: sajama_cut

Twitter: @sajama_cut

 


Related Blogs

    Share