rumah gema ripahBoja Krama merupakan pertunjukan musik kolektif yang diproduksi oleh sekumpulan pemuda-pemudi lokal di surabaya yang menamai diri mereka dengan sebutan Rumah Gemah Ripah, yakni suatu kolektif baru yang terbentuk dengan tujuan mengelar pertunjukan sekaligus rumah bagi kawan-kawan yang sedang tour. Boja Krama sendiri memiliki artian pesta sambil makan dan minum dalam bahasa jawa. Hingga hari ini, mereka telah menginisiasi 11 edisi konser musik, serta 1 edisi bedah buku. Dan pada kesempatan ini, akan digelar pertunjukan eksklusif nan hangat dengan profil penampil sebagai berikut.

  1. Grrl Gang (Jogjakarta)

Bersekolah di lokasi yang sama, adalah alasan Angeeta Sentana (Vocal + Gitar), Edo Alventa (Gitar) dan Akbar (Bass) memulai perjalanan mereka membentuk band. Dibawahi oleh Kolibri records, Grrll gang bermula dari ketidaksengajaan ketiga personil bertemu dalam UKM Band kampus mereka. Mengusung tema pop lengkap dengan bumbu visual serba warna-warni dan imut. Tercermin jelas lewat dua single perdana mereka bathroom dan thrills yang materi videonya dapat dinikmati di kanal youtube. Mood pop dan ceria dari musik mereka tidak menghalangi penonton untuk membanting badan satu sama lain saat melihat mereka secara langsung. Justru disitulah nilai menjanjikan yang membuat mereka pantas diantisipasi kedatangannya.

Untuk preview audio dari Grrrl Gang dapat di dengarkan di :

https://soundcloud.com/kolibrirekords/sets/grrrl-gang-stop-this-madness

  1. Flowr pit (Tangerang)

Sekilas mendengar flowr pit tak disangka bahwa musik ini adalah hasil masakan satu orang. Projek solo dari Alfath Arya-mahasiswa asal Tangerang- menjanjikan beat pop-punk yang cukup keras dan mampu menggetarkan kaki. Terinspirasi lewat kegundahan sehari-hari anak muda, coming of age dan pelik kehidupan lainnya, Arya secara konsisten meramu mood musik yang menyenangkan dan sedih secara bersamaan. Cocok bagi mereka yang tak asing lagi dengan Playlounge, Joanna Gruesome hingga Japandroids.

Untuk preview audio dari Flowr Pit dapat di dengarkan di :

https://soundcloud.com/kolibrirekords/flowr-pit-procrastinate

 

  1. Timeless (Surabaya)

Wajah Rock Alternatif Surabaya nampaknya cocok untuk jadi julukan band ini. Ditambah dengan pelbagai karya yang rajin dimunculkan tiap tahunnya Materinya semenjak EP Perdana We Believe What We Do Is Timeless mengamankan posisi mereka sebagai band yang tidak asing lagi di telinga para pendengar, khususnya di ranah musik lokal kota pahlawan. Belum lagi pada tahun 2015 EP mereka di release ulang dengan tambahan lagu Black Gold dan Bukan Berarti Kalah oleh radio active force. Setahun setelahnya mereka juga turut meluncurkan album Between and Beyond dengan lagu andalan Golden age yang dirilis terlebih dahulu tepat sebelum album didistribusikan secara utuh. Video klipnya pun juga dapat kalian nikmati di kanal Youtube. Timeless yang digawangi Bimantara (Gitar +Vocal) , Fajri (Gitar) , Anggra (Bass) dan Fery (Drum) terbilang cukup produktif, menimbang arus karya yang cukup padat tiap tahunnya.

Untuk preview audio dari Timeless dapat di dengarkan di :

https://soundcloud.com/timelesssurabaya

 

  1. Hecht (Surabaya)

Kelompok post-rock jenius ini siap membius siapapun yang mendengarkannya. Kombinasi alunan gitar antara Dimar dan Cupu menjadi mood khas yang terdengar dari band ini. Ditambah dengan sayup-sayup suara noise pada latar, sungguh membawa kita pada posisi khidmat. Lewat sini mereka membawa penonton untuk sejenak terbang ke angakasa. Mungkin itulah analogi logo roket dan visual ruang angkasa yang kental pada (anggotane) Secara keseluruhan, mood musik yang mereka bangun cenderung kontemplatif pada tiap-tiap lagu. Ambil contoh pada EP Prepetous Dazling dengan dua lagu pamungkasnya Kekkai dan Suddenly She Consumes A Beautiful Cosmos. Walau kedua lagu disajikan dalam satu EP namun transisi per lagunya dikemas dengan baik hingga terasa menjadi satu kesatuan. Padahal kedua lagu jauh berbeda, Kekkai dengan beat yang pelan dan petikan gitar ambient. Sementara Suddenly She Consumes A Beautiful Cosmos menyambut pendengar dengan nada yang perlahan naik. Tentu akan sangat dinanti perjalanan antar galaktik bersama Hecht di panggung.

Untuk preview audio dari Hecht dapat di dengarkan di :

https://soundcloud.com/hechtohecht


Related Blogs

    Share