Flyer Batik Under Attack 6

Pekalongan, sebagai kota yang terkenal dengan batik mereka kembali lagi dengan amunisi penuh, dan siap untuk berpesta pora di area moshpit. Ya, “Batik Under Attack” kembali lagi dalam jilid nomor enam. Beragam amunisi telah disiapkan oleh penyelenggara, baik dari Indonesia, hingga luar Indonesia. Diinisiasi oleh kawan–kawan Ruang Tengah, ada misi tersirat yang ingin mereka sampaikan pada Batik Under Attack tahun ini.

Aditya, Samstrong Records memaparkan,  misi yang dibawa adalah agar konsistensi dan eksistensi skena HC di Pekalongan tetap berjalan, untuk itu kami mendatangkan band dari Malaysia, Thy Regiment pada Batik Under Attack tahun ini.

Pemilihan line up pada tahun ini pun sedikit lebih ketat dari sebelumnya, penyelenggara menyeleksi secara ketat melalui demo, dan juga apakah band tersebut pernah bermain pada Batik Under Attack yang sebelumnya atau tidak. Diselenggarakan pada GOR Jatayu, Pekalongan. Pihak penyelenggara optimis bahwa Batik Under Attack tahun ini akan mendatangkan lebih dari 800 orang. Selain itu, tidak ada sekat dan batasan khusus, penikmat musik apapun dipersilahkan untuk menghadiri pagelaran akbar skena yang besar dikota batik, Pekalongan.

Terdapat banyak persiapan yang ditingkatkan oleh pihak penyelenggara dari tahun- tahun sebelumnya. Pihak penyelenggara mencoba lebih profesional dari segala sisi pada tahun ini. mulai dari treatment yang diberikan kepada semua line up, persiapan yang lebih matang dari tahun–tahun sebelumnya, hingga nilai yang lebih untuk ditawarkan kepada para audience dari Batik Under Attack tahun ini.

Babul, salah seorang penyelenggara menyampaikan, bahwa mereka selalu memikirkan bagaimana agar semangat dan energi dari line up dan juga audience dapat bersinergi, agar semangat tersebut dapat tersampaikan serta dapat menyajikan hiburan yang berkualitas.

Penyelenggara memberikan harga tiket sebesar25.000 rupiah untuk tiket pre-sale dan juga tiket dengan harga 30.000 rupiah untuk on the spot. Beberapa nama seperti Thy Regiment dari Malaysia, Serigala Malam dari Yogyakarta, Righting Wrong dari Pekalongan, hinga Hearted dari Semarang, dan masih banyak lagi nama – nama yang akan meramaikan Batik Under Attack Jilid 6 yang dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 25 November 2018.

Rheza, selaku penyelenggara juga memaparkan bahwa Batik Under Attack kali ini merupakan hardcore festival terbesar di pantura. Besar harapan penyelenggara agar nantinya para audience merasa puas setelah menyaksikan Batik Under Attack #6. Semoga harapan tersebut mampu terlaksana dengan baik.

==============================================================================

For more info:

Instagram: @rrruangtengah

@buahcfest

Related Blogs

    Share