ruang-02

Berusaha menjadi lebih baik mungkin tujuan semua orang. Dalam beberapa agama pun dianjurkan demikian. Bahkan beragama ataupun tidak, statement di atas mungkin tetap masuk akal. Namun, ketika kondisi sekitar terus menjatuhkan, apa salahnya untuk menunggu dan biarkan semuanya membaik dengan sendirinya?. Ketika sudah memberi segalanya untuk dunia, mungkin saatnya dunia yang melayani kita. Pesan itu yang setidaknya ingin diangkat oleh Ruang Kendali dalam single-nya kali ini.

Berbahan bakar ambience muram, vokal dingin menusuk dan lirik yang masuk ke dalam aransemen repetitif menghantui, “Reprise” menjadi perkenalan yang baik. Unit terbaru dari Malang, Ruang Kendali, menghidupkan nuansa Alternative rock 90an sampai 2000an awal dengan sentuhan notasi yang akrab dengan telinga pendengar muda. Benang merah dari Basement, Citizen, Movement ; Title Fight tertaut rapi hasilkan warna dari Ruang Kendali.

Dalam single pertama ini, Ruang Kendali, mempertanyakan poin-poin untuk berdamai dengan diri sendiri. Lirik tentang keraguan yang ditulis Ditra Tryasniansa (bass) terbalut dengan aransemen dari otak musik mereka Andrian Adianto (Gitar 1) yang tanpa ragu menghantam telinga dengan durasi hampir 6 menit. Isian gitar khas dari duet gitar Andrian dan Bimo Donoseputro (Gitar 2), menggiring dinamika lagu yang juga bersandar pada fill drum dari Andhi Wicaksono. Tergambar pula rasa gusar dan kalut dalam hasil akhir dengan bantuan Deny Pigawahi (Producer dan Engineer) dan Taufik (Engineer mixing mastering). Segala komponen melebur penuh menyambut masuknya buaian Abdullah Bilbas/Abink (Vokal). Dengan mengesampingkan hari-hari non produktif, single ini terkemas dalam durasi kurang dari seminggu. Menjadi lagu terakhir yang digarap dalam proses pembuatan EP, tetapi justru menjadi lagu yang mencerahkan arah band ini kedepannya.

Pesan yang terangkum lewat suara nantinya akan terlengkapi dari sisi visual. Selayaknya dalam perkenalan yang baik, mata perlu dimanjakan. Dalam Music Video (MV) yang digarap dengan bantuan Arda Satata untuk urusan equipment, Abink menjadi pusatnya. Terekam dalam konsep seorang yang terlepas dari kenyataan dan berusaha
berlabuh, mencoba menyamankan diri dalam nyata. Berhasil atau tidaknya usaha sang tokoh dalam MV bukan hasil akhir yang terlalu penting. Toh, dunia ini terus berubah. Hari ini engkau berhasil, di hari lain keberhasilanmu sekarang tertimpa keberhasilan- keberhasilan lain yang lebih berharga. Pada akhirnya tidak ada yang perduli dengan pencapaianmu. Proses produksi MV sendiri hanya makan setengah hari, melengkapi pesan lagu agar lebih jauh mengendalikan imaji pendengar adalah tujuan MV ini.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @pusatruangkendali

Related Blogs

    Share