ROTA Rise Of The Antelope 2019

ROTA adalah band dari Pontianak, Kalimantan Barat. ROTA beranggotakan Reri, Aldiman, Rio, Wahyu. Secara musikal ROTA memainkan musik hardcore punk dengan pendekatan d-beat dan neo crust. ROTA sudah bermusik bersama sejak 2013 dan sejauh ini sudah mengeluarkan lima rilisan fisik (format CD) baik dalam bentuk split album, demo, single, maupun EP.

Pada hari Sabtu, 2 Februari 2019 ROTA merilis album keenamnya. Album keenam ini diberi judul Rise Of The Antelope. Judul tersebut sesungguhnya adalah kepanjangan dari nama ROTA sendiri. Menurut kami memilih judul dengan nama band sendiri untuk album ini seperti berkaca pada apa yang kami jalani bersama dan apa yang terjadi dalam hidup kami masing – masing selama dua tahun kebelakang.

Album ROTA kali ini berisi enam buah lagu. Secara musikal kami merasakan banyak sekali perubahan dibanding lagu – lagu di rilisan sebelumnya. Masuknya Rio mengisi posisi bass juga menambah ragam ide dalam aransemen lagu, begitu juga dengan meluasnya perjalanan kami masing – masing dalam mendengarkan musik. Ada banyak tambahan suara efek maupun sample suara yang kami berikan di tiap lagu, semuanya untuk membawakan suasana khusus di masing – masing lagu tersebut. Selain itu juga kami mencoba sebuah kolaborasi dengan unsur rap(diisi oleh MC Srampangan) di salah satu lagu berjudul Rise Of The Antelope 2.0. Dari segi penulisan lirik, cenderung sama seperti lagu – lagu yang pernah kami buat sebelumnya. Kami lebih banyak menuliskan segala sesuatunya seperti apa yang terjadi disekeliling kami. Tidak banyak pendekatan puitis, lebih menggunakan kata – kata yang gampang dimengerti. Ada lirik yang bercerita mengenai pengalaman pahit direndahkan, ada yang mengenai sikap dan semangat kami dalam nge-band, ada yang mengenai kegemaran kami pada kopi, ada yang mengenai pandangan pada kematian, ada yang mengenai persaudaraan sesama umat manusia, dan ada juga yang mengenai selangkangan.

Proses pengerjaan album ini sudah dilakukan dari pertengahan tahun 2018. Akan tetapi materi lagu sesungguhnya sudah dibuat dari 2016 dan sempat dirilis sebagai album demo. Proses rekaman dilakukan di lebih dari satu tempat. Rekaman drum dan gitar dilakukan di Seven Studio Pontianak, rekaman vokal dilakukan di Donz Studio Pontianak, dan rekaman bass dilakukan di kota yang berbeda yaitu Kayong Utara (dikarenakan bassist ROTA bekerja disana). Proses mixing, mastering, beserta penambahan efek suara dilakukan oleh Rio di Kayong Utara. Bisa dibilang proses pasca rekaman adalah proses yang panjang tapi cukup menyenangkan. Komunikasi memang menjadi salah satu penyebabnya, kami merasakan bahwa di zaman yang semakin modern dengan segala aplikasi messaging justru membuat komunikasi terkadang malah menjadi lebih sulit.

Gambar untuk cover depan dikerjakan oleh Ucup dengan ide konsep seperti itu berasal dari kesepakatan seluruh personil. Penempatan kopi sebagai objek utama memang karena aktivitas ngopi menjadi salah satu sarana agar kami bisa berkumpul. Selain itu, memang aktivitas ngopi mengambil jatah lebih banyak dari keseluruhan aktivitas ngeband ROTA, bahkan jauh lebih banyak ngopi ketimbang latihan apalagi manggung.
CD album Rise Of The Antelope ini bisa didapatkan dengan menghubungi PTK Distribution melalui instagram @ptkdistribution ataupun berkomunikasi dengan ROTA langsung.

================================================================================

Kontak ROTA :

Instagram : @rota_kolektif
What’sApp : +6289663126929 // +6285652348339


Related Blogs

    Share