poster-kompilatour-jadwal-3

Sebuah forum diskusi, komunitas terbuka, organisasi tanpa AD/ART, perkumpulan nir-lembaga – dengan modal kekuatan bergerilya mengamini sebuah pergerakan kolektif nan masif yang berani diklaim sebagai “yang pertama” at least di kota asalnya.

10 band debut yang bertemu karena sama-sama menikmati ditiadakan, dipinggirkan, dianggap gagal jual, dirasani (baca: diprolkan sebagai bukan mereka-dari belakang), hingga diumpat habis-habisan kini membalas dengan cak elegan: Duh, Matamu!

Umpatan khas kota non-bunga Malang yang tidak bakal ditemukan di kota lain, tetangga tidak dihitung.

Dari term itulah muncul sebuah kesepakatan mengumpulkan materi layak jual yang bukan sebagai pembuktian atas apapun saja, tetapi cukup menjadi semburat orgasme dari seluruh pemikiran setiap band yang telah lama bergulingan/malang-melintang a.k.a. bikin kacau di gigs-gigs kecil sampai cukup besar di kota kecil ini.

Album ini bukan sekedar kompilasi biasa, karena nyatanya di luar produksi siknya yang tertunda-tunda sebab sedang diperebutkan sejumlah label dan distributor, perjalanan alias tur musik dengan desain “KOMPILATOUR” yang akan mereka jalani beberapa bulan ke depan bisa dikatakan bakal memberi gelontoran inspirasi baru bagi pegiat musik independen/underground di seluruh tanah tumpah darah Indonesia.

Bagaimana tidak, rencana awal 4 titik di kota Malang melebar hingga setidaknya sampai Press Release ini diturunkan menjadi 22 titik di Jawa dan Bali yang kemarin 17 September 2017 telah diawali di salah satu café kenamaan kota Malang.

Bukan congkak, semua titik yang didapat adalah melalui kerja keras pegawai-pegawai rendahan Rock N’ Roll Forum yang bukan hanya digaji rendah, melainkan sama sekali tidak digaji.

Dengan memanfaatkan luasnya penderitaan pencarian yang selama ini dilakoni band masing-masing, kini terbuka lebar pintu-pintu pertolongan dari kawan-kawan di puluhan kota yang bersedia menampung venue-nya diacak-diacak (dan dirapihkan kembali) oleh pion-pion Forum yang jika sedang naik panggung bersama band-nya menjadi punggawa-punggawa liar, nakal, total, sekaligus bertanggung jawab.

Album kompilasi ini adalah jawaban dari semua pertanyaan yang diajukan tentang rock n’ roll dewasa ini.

 

Related Blogs

    Share