LORD-SPOTIFYRHYM merupakan grup band asal Jakarta yang mengusung genre rock sebagai aliran utama mereka, ditambah dengan sedikit sentuhan-sentuhan alunan psychedelic. Terbentuk tahun 2015, kini mereka beranggotakan Irza Nirwansyah (vokal), Bilal Indrajaya (gitar), Dindra Rahmadwiputra (drum) dan personil anyar yang baru saja bergabung Yuki (bass).

Tak butuh lama, satu tahun usai terbentuk pada pertengahan 2016 mereka mengeluarkan EP yang pada saat itu dirilis dalam format kaset bertajuk Strangeryang langsung mendapat sambutan positif. EP tersebut berisikan empat lagu dengan nuansa berbeda, yakni; Darling We Were All in Red, Stranger’s Tide, Death That You Hope dan Good People.

Usai berhibernasi panjang, paska merilis EP bertajuk Stranger pada 2016 silam tersebut, kini RHYM kembali muncul ke permukaan dengan materi baru. Kali ini RHYM menawarkan Lord sebagai karya penebusan mereka usai bersembunyi. Jika sebelumnya dalam EP, mereka bertumpu pada efek fuzz di setiap melodinya, kini RHYM melalui Lord hadir dengan suara gitar yang lebih kalem namun tetap misterius. Kala gitar masih berkutat intro kelak kepala kalian tak akan kuasa untuk tidak menggoyangkan kepala.

Mengenai lirik, Bilal menjelaskan bahwa manusia harus dapat memahami apa yang dicintainya.

“Mencintai sesuatu (apapun itu) tanpa memahaminya itu sama saja bohong. Ya itu menurut saya, agak melankolis saya anaknya. Saya membayangkan Lord ini sebagai sosok yang kita cintai dan hormati,” papar Bilal.

Meski Lord identik dengan Tuhan, ternyata Bilal tak ingin ‘Lord’ dalam lagunya ini diidentikan dengan sosok maha besar dan misterius tersebut. “Tergantung yang denger lagunya, bisa sahabat, bini, agama, apa saja. Saat apa yang kamu cintai sudah ada di dalam diri kamu, nggak mau jauh-jauh deh kalian. Oh, my lord can’t you see me?’,” ujar Bilal lebih jauh sembari menukil petikan lirik dari Lord.

59114CAD0808194895B286D8E827F070Terhitung tanggal 20 Februari 2018, Lord telah dapat dinikmati melalui berbagai platform digital streaming. Tak hanya itu, Lord pun dilengkapi dengan video lirik yang telah dipublikasikan sejak 2 Februari lalu. Disutradari oleh Andito Nugroho yang banyak terlibat dalam proyek visual Karma Records, video lirik ini ditaburi dengan berbagai elemen yang memanjakan mata. Video lirik tersebut dapat dinikmati melalui kanal YouTube Karma Records.

Lord sendiri diproyeksikan menjadi materi pembuka dari album yang kini dipersiapkan oleh RHYM. Karma Records yang merupakan label tempat dimana RHYM bernaung juga mengatakan tengah mempersiapkan beberapa materi lainnya menyusul kelahiran Lord sebelum album penuh RHYM keluar di tahun 2018 ini.


Related Blogs

    Share