povi1

Sukses dengan pameran desain Posko Visual 2 tahun sebelumnya, tahun ini mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan Posko Visual 2015. Dengan mengusung tema socio creative, acara ini mengangkat tiga isu utama yang menjadi permasalahan negeri seperti kemiskinan, pendidikan, dan pendidikan.

Berbeda dengan pameran 2 tahun sebelumnya yang bertempat di kota Malang, kali ini Posko Visual diselengarakan di Gedung Kesenian Batu, Kota Wisata Batu. Tepat ditanggal 11 hingga 13 Desember kemarin, acara ini sukses menarik perhatian masyarakat kota Batu dan sekitarnya. Pengunjung terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, praktisi desain dan para akademisi pendidikan.

Lebih dari 100 karya dari desainer-desainer muda dipamerkan pada acara ini. Semua karya berupa print media, iklan televisi, mobile aplikasi, hingga online media. Semua karya visual tersebut merupakan salah satu bentuk dari sikap peduli para desainer terhadap permasalahan di negeri ini.

Pada hari pertama, pameran dibuka dengan perform art dari maskot Posko Visual, Poca dan Osko pada pukul 19.00 WIB dan disambung dengan sambutan yang cukup membakar semangat para povi troops (sebutan para pengunjung, dan panitia Posko Visual. Red), yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Atika Syahar Banu dan dosen pembimbing Bapak H.J. Hendrawan. Meski sedikit gerimis, acara terus berlanjut dengan penampilan grup akustik sampai dance cover yang memukau.

povi2

Keseruan terus berlanjut dihari kedua, dengan penambahan acara penyerahan hadiah dari kompetisi film pendek pelajar dan mahasiswa. Kompetisi video dari posko visual bersama Jamu untuk Bangsaku, ini dimenangkan oleh Yurine Alivia dengan judul Gadis Beratap Rempah, Alvin Geovani dengan judul Gini-Gini Sip, dan Rizal Iffandi dengan judul Jamu Merubah Hidupku. Selanjutnya ada lomba Sketch Jamming bersama Tjiwi Kimia. Dan Bincang hangat tentang Improve Daily Life Photo dari Bastian Najih dan Aditya Agung. Dimalam harinya pengunjung disuguhi dengan penampilan musik akustik, stand up komedi, dan ditutup dengan musik DJ.

povi3

Dihari terakhir, selain pameran karya, ada pula seminar kreatif bertajuk Smart Creation Good Reaction dari Papang Kingdom dan Tioxic, dan pengumuman Sketch Jamming dengan peserta bernama Tui yang keluar sebagai pemenang pertama, Aan Machfudzi dijuara kedua, dan 3 karya terbaik atas nama Ardhita, Aristyo Taufiqur, dan Eryono. Menjelang sore hari, pengunjung kembali dapat menikmati acara musik yang dibuka oleh penampilan Kiev band, The Last People, young Savages, serta penampilan khusus dari mahasiswa Seni Tari Universitas Negeri Malang dengan Tari Blantik yang cukup memikat pengunjung. Acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah untuk pemenang dari lomba illustrasi dan Sketch Jamming.

povi5

Semakin malam, tribun semakin penuh dengan pengunjung yang terus bertambah. Meski sedikit hujan, penampilan dari Toy Doctor and the Damn Machine kembali menghidupkan semangat pengunjung. Penampilan terus disambung dengan penampilan terbaik dari Chamomile, Brigade 07, Beeswax yang menghentak, dan band asli Kota Batu, Isokuichi. Penonton yang semakin memenuhi area didepan panggung dan tribun disambut penampilan DJ Krakken yang tak kalah dahsyat. Penampilan terakhir oleh Tahu Brontak, band asli Batu yang diiringi dengan peluncuran kembang api dilangit kota batu menjadi penutupan pameran Posko Visual tahun ini.

povi4

Meski pameran desain Posko Visual ditahun ini selesai, kepekaan dan kepedulian sosial diharapkan tetap terus berada dalam diri masyarakat kita saat ini. Menjadi bagian masyarakat hebat dengan peduli akan permasalahan bangsa. Sampai jumpa di Posko Visual selanjutnya. Salam Kreatif!

Liputan Foto dan Video Posko Visual dapat dilihat di :

Facebook  : PoskoVisual
Twitter       : PoskoVisual
Instagram : PoskoVisual

 

Related Blogs

    Share