TEENAGE TALKSHOW “SOULMATE – Solve Your Partner’s Mystery Riddle”

Lebih dari 170 remaja berkumpul di Sekolah Highscope Indonesia (SHI) Bali untuk mencari jawaban tentang seputar relationship, di acara Teen Talkshow yang di gelar oleh OSIS SMP SHI Bali. Jawaban yang paling ditunggu adalah, apakah mereka boleh pacaran, apa beda pacar dan soulmate, dan siapa soulmate mereka?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sangat umum dipikirkan oleh remaja yang mulai masuk masa transisi dan pubertas. Terlihat tidak terlalu penting, sehingga tidak pernah dipikirkan dengan serius dan kehidupan sekitar relationship pun berjalan mengalir apa adanya. Orangtua dan guru pun mengganggap hal tersebut nomer sekian setelah pendidikan dan karier anak-anak mereka, sehingga tidak mau membahas-nya bahkan melarangnya. Padahal dalam kenyataannya, isu tentang pacaran ini sangat mempengaruhi kehidupan para remaja.

Ayah Edy sebagai pembicara di talkshow yang bertema “Soulmate – Solve Your Partner’s Mystery Riddle” pada hari Sabtu, 26 Mei 2018, tersebut menjelaskan beda Pacar dan Soulmate dengan sepasang sepatu, yang sangat nyaman dipakai karena mereka sepasang, sementara sepatu yang tidak sepasang tetap bisa dipakai jalan tapi sangat tidak nyaman, melelahkan bahkan membuat kita berhenti berjalan. Jadi kata kuncinya adalah “sepasang yang cocok”.
Ayah Edy pun membimbing peserta agar mencari jatidiri mereka terlebih dahulu dengan menemukan kesukaan yang mengarah ke cita-cita mereka, karena Soulmate harusnya mempunyai minat yang sama sehingga saling mendukung untuk mencapai cita-cita mereka. Biasanya sepasang Soulmate akan dipertemukan dalam proses menekuni minat tersebut, dengan “kebetulan-kebetulan” yang sebenarnya sudah menjadi takdir masing-masing. “Jadi”, pesan Ayah Edy, ”…intinya tidak usah pusing kapan ya boleh pacaran, siapa ya Soulmate-ku? Fokus dengan cita-cita mu, pasti akan muncul Soulmate yang cocok. Kalau belum tahu minat dan cita-cita sendiri, bagaimana bisa tahu dia adalah Soulmate-mu?”.Peserta pun semakin memahami pengertian Soulmate dengan simulasi-simulasi yang dibawakan secara santai dan fun oleh Ayah Edy bersama Yudist Ardana serta Host kocak Esya dan Giri.

Ayah Edy adalah tokoh parenting Indonesia yang 11 tahun lalu menggagas gerakan Indonesia Strong From Home (Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga, www.ayahkita. blogspot.com), sebuah gerakan yang mengajak orangtua untuk mendidik anak dengan mengedepankan karakter dan akhlak yang baik, bukan mengejar angka-angka di rapor semata. Setiap anak harus dipahami keunikan-nya agar ditemukan potensi unggul yang dibawanya sejak lahir dan dikembangkan hingga menjadi yang terbaik.

Acara yang dibuka dengan penampilan grup modern dance SHI Bali “Silver Steppers” ini diakhiri dengan after party yang diisi dengan basket game 3 on3, music performance murid SHI Bali serta jam session para peserta yang berbakat musik, diantaranya Keisha Palar (The Voice Kids Indonesia Ep. 4, SMP Santo Joseph). Basket game 3on3 dimenangkan oleh Daniel (SMA CHIS), Adam (SMA CHIS) dan Nicholas (SMP Lentera Kasih),
Yudist Ardana juga menghadirkan kejutan di akhir talkshow dengan pertunjukan “10 orang melayang”. You tuber dari Bali ini sangat antusias mendukung acara ini karena unik dan menarik, “Surprise dan terkesan banget ya, belum pernah ada talkshow yang seperti ini dan diadakan oleh anak-anak yang masih SMP.. luar biasa. Peserta-nya juga banyak, mulai SMP sampai mahasiswa. Salut untuk SMP Highscope” komentar Yudist.
Untuk kesinambungan talkshow untuk remaja ini, esok harinya Ayah Edy bertemu dengan 100 lebih orangtua untuk memberi pengertian, bahwa remaja tidak perlu dilarang berpacaran. Orangtua seharusnya membimbing mereka menggali minat dan cita-citanya sehingga remaja fokus dan percaya diri, jika demikian maka mereka tidak terganggu dengan status (pacaran atau jomblo). Jika dalam proses pencapaian cita-cita tersebut mereka menemukan seseorang yang cocok dan bisa saling support, maka orang tua tidak perlu melarang, jalinlah komunikasi yang baik supaya bisa mengajarkan norma sesuai nilai yang dipegang oleh keluarga.

Acara ini diselenggarakan oleh OSIS SMP Sekolah Highscope Indonesia – Bali bekerja sama dengan Cintanya Production, event production yang dimotori oleh salah satu alumni tahun 2017 SMP Sekolah Highscope Indonesia – Bali. Oleh Remaja untuk Remaja.

Related Blogs

    Share