ripstore2015
Bersama rilis ini, kami informasikan bahwa terhitung mulai Agustus 2015 Ripstore.Asia resmi mengangkat indie rock musician Rayhan Sudrajat sebagai brand ambassador. Hal ini kami lakukan untuk menjalin kerjasama dan memberi dukungan kepada para musisi lokal khususnya di skena musik kota Bandung yang aktif berkarya sepanjang tahun 2010 s/d 2014 dan dianggap mampu membangun profilnya secara positif di internet.
Kerjasama Ripstore dengan musisi asal Bandung ini memang bukan baru sekali ini saja, tapi juga sudah terjalin sejak sejak tahun 2013 sejak Rayhan masih aktif di Cathuspatha, Slylab dan penggarapan beberapa album solonya serta terbentuknya project musik Rayhan The Daydreamers (RTD) yang mengusung musik alternative ethnic pada 2014. Rayhan kami nilai juga cukup aktif menggunakan internet (baik soundcloud, twitter, facebook dan website personal) sebagai wahana promosi karya dan jejaring komunitas, serta memiliki visi dan misi sejalan dengan Ripstore.Asia di bidang musik digital.
Untuk itu sebagai spokesmodel tahun 2015 – 2016, sepanjang setahun ke depan Rayhan bakal mewakili Ripstore dalam mengembangkan riset, konsultasi gratis dan edukasi publik tentang lisensi karya serta musik digital kepada sesama musisi, penggiat skena, serta generasi muda pada umumnya. 
Bersama RTD Gelar ‘Kalimantan Tengah Tour 2015’
Adapun peresmian brand ambassador ini kami tandai lewat music tour bersama Rayhan The Daydreamers. Bertajuk “Kalimantan Tengah Tour 2015: Pre-Launch Album ‘Alam Raya’”’, tur ini dihelat selama 14 hari perjalanan ke pedalaman Kalimantan Tengah.
Perjalanan ini juga merupakan pre launch album debut bertajuk ‘Alam Raya’ yang akan dirilis oleh Nanaba Records dalam waktu dekat. Album ‘Alam Raya’ sendiri merupakan debut karya Rayhan dengan band dalam mengeksplorasi berbagai elemen musik etnik yang terinspirasi dari kebudayaan lokal masyarakat Dayak Ngaju di Kalimantan. Selain itu, album ‘Alam Raya’ juga mengeksplor kekayaan musik nusantara dari kebudayaan Sunda, Jawa, dan Bali.
Jadwal pentas yang telah direncanakan dalam tur ini antara lain di Café Tjilik, hari Minggu tanggal 9 Agustus 2015 dan di TVRI Kalimantan Tengah dalam acara “Kesah Budaya”, hari Rabu tanggal 12 Agustus 2015. Di kesempatan ini, RTD secara eksklusif bakal menampilkan first public performance single ketiga mereka berjudul ‘Melihat Segalanya’.
11011483_1117031774980726_3618630695981211365_n
Tentang Ripstore.Asia
Ripstore.Asia sendiri adalah startup company yang bergerak di bidang distribusi musik digital. Dibentuk di Bandung pada 2010, Ripstore.Asia memulai bisnisnya sebagai IT Developer dan telah dipercaya mengelola branding indentity, web development dan IT Support para musisi semisal Efek Rumah Kaca, Sajama Cut, Abenk Alter, Zeke Khaseli, Under The Big Bright Yellow Sun serta webzine semisal Kanal Tigapuluh, Ronascent Webzine, Disorder Zine dan sejumlah records label antara lain Elevation Records, Postrockstore dan Zim Zum Entertainment.
Di tahun 2013, Ripstore.Asia mengembangkan layanannya berupa distribusi musik digital bagi para musisi independen di Indonesia ke berbagai music store dunia semisal iTunes, Deezer, Spotify, dll dengan harga terjangkau tanpa potongan komisi bagi para musisi yang menjual karyanya melalui Ripstore.Asia.
Tentang RTD
Rayhan The Daydreamers (RTD) berangkat dari project solo Rayhan Sudrajat (Cathuspatha, Slylab) yang mengembangkan konsep bermusiknya ke ranah pop etnik yang memadukan fields recording dengan kekayaan bahasa nusantara sebagai basis penulisan lirik. Project solo ini lantas dikembangkannya bersama Arbi Wardani (drum) yang juga tergabung dalam unit psychedelic rock Superfine, Rayhan membuka audisi di situs pribadinya yang awalnya ditujukan sebagai additional player untuk project musik barunya.
Audisi ini lantas mempertemukan Rayhan dan Arbi dengan Reza Fauzi (gitar), Khansa Anastya (vokal), dan Adhitya Isnandya (bass) dan kolektif ini sebagai sebuah band utuh, mengingat porsi kreatif masing-masing personil yang sama-sama dominan pada ekplorasi musik yang digarap. Dua single sebelumnya telah dirilis, masing-masing adalah Ranying Hatalla Langit dan Karungut Tuntang Petak dan mendapat sambutan positif dari publik.


Related Blogs

    Share