ray

Ray Viera Laxmana, musisi pendatang baru 22 tahun asal Bandung merilis EP perdana nya yang bertajuk “The Noir Scene and The White Sheep Before I Sleep” pada Maret 2020. Di produksi dalam jangka waktu kurang lebih 1 tahun, EP ini dikemas dalam konsep Alternative/Indie-Pop dipadukan dengan nuansa Metro Pop awal tahun 80-an.

EP ini berisikan 5 Track yang ditulis saat Ray mengalami masalah akut pada pola tidur selama 4 tahun dan berisikan tentang dinamika kehidupan anak muda pada umur 20an.
Setelah kolaborasi pertamanya dengan musisi pendatang baru Karina Nasywa dalam lagu
yang berjudul “Cupid”, satu kolaborator lainya akan ikut berkontribusi di project ini adalah Monsdim (Vocalist Dream Coterie) berfeaturing dalam lagu “Hunky Dory” yang akan dijadikan single pada EP yang dirilis pada 20 Maret ini.

Satu lagu baru lainnya, berjudul “The Noir Scene and The White Sheep Before I Sleep” yang dijadikan sebagai judul debut EP berisikan pengalaman personal Ray melawan masalah pola tidur yang menyebabkan “anxiety” dan perilaku “overthinking” dalam dirinya yang sempat menghambat untuk bersosialasi dan berkembang.

EP ini juga merupakan debut produser baru yaitu Jauza Muhammad, putra dari produser
senior Noey Jeje yang yang juga bassist Java Jive. debut EP dari Ray Viera Laxmana “The Noir Scene and The White Sheep Before I Sleep” tersedia di semua digital streaming platforms.

=======================================================================================

For More Info:

Instagram: @rayvieralaxmana


Related Blogs

    Share