jenis-jenis-kopi

RAGAM BEANS KOPI // MENGENAL LEBIH DEKAT BEANS DARI SETIAP KOPI

Meminum kopi sudah menjadi rutinitas pagi untuk beberapa orang. Banyak juga yang meminum kopi untuk menemani obrolan ringan bahkan serius bersama rekan kerja atau teman. Kegiatan di atas bisa di lakukan di rumah atau di coffee shop andalan kalian. Saat memiliki coffee shop andalan atau mempunyai coffe bar kecil-kecilan di rumah, pemilihan pengolahan kopi apa yang diminati menjadi bahasan selanjutnya. Sebelum jauh ke jenis penyajian, kita berawal dari bahan awal minuman yang sering kita konsumsi. Berikut ragam beans kopi yang mungkin sudah pernah kalian dengar sebelumnya dan sudah pernah kalian coba ;

arabica

Arabika

Kopi yang satu ini berasal dari daerah ethiopia yang di bawa oleh pedagang arab ke tanah yaman. Dari situlah kopi ini di sebut kopi arabika yang berasal dari tanaman coffea arabica. Kopi arabika ini pada awalnya populer sebagai minuman penyegar dengan cara diseduh.

Popularitas kopi pun mulai menyebar ke seluruh dunia. Berawal dari eropa, orang-orang disana membeli kopi dari pedagang arab dan mereka berhasil membudidayakannya ke Pasar yang lebih luas lagi yaitu Amerika dan Asia. Pada saat itu kopi menjadi hal yang sangat populer dan membuat kopi arabika sempat menjadi barang yang sangat tinggi perjual beliannya.

Dari semua jenis kopi yang diperdagangkan, arabika adalah salah satu kopi yang mendominasi di dunia. Bersama robusta arabika ini menjadi 2 kopi yang sering di pakai oleh orang di seluruh dunia.

robusta

Robusta

Kopi yang satu ini memiliki ciri khas kopi yang memiliki rasa yang kuat dan lebih pahit dari arabika. Robusta memiliki nama ilmiah coffe canephora, dan robusta di ambil dari bahasa inggris yang artinya kuat.

Karena rasa nya yang kuat membuat biji kopi robusta sering menjadi bahan baku dan pelengkap berbagai minuman sajian kopi seperti kopi saset, capuccino, latte, machiatto, dll.

indonesia menjadi salah satu penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Walaupun harga dan produksi robusta masih di bawah arabika, tapi robusta tetap menjadi biji kopi paling sering di gunakan di bandingkan liberika dan excelsa.

ekselsa

Ekselsa

Kopi excelsa di temukan di dekat danau chad di afrika barat. Kopi ini juga punya tipe yang sama dengan liberika. Malah ada beberapa peneliti yang bilang bahwa ekselsa ini satu spesies dengan kopi liberika. Sama-sama ditemukan dari daerah afrika, membuat ekselsa dan liberika memiliki beberapa karakteristik yang sama.

Cita rasa dari ekselsa ini cenderung asam dan mirip buah-buahan. Disamping itu ekselsa juga kopi yang berat. Ekselsa bisa menjadi kopi yang dicampur untuk membantu meningkatan ketebalan rasa kopi tersebut

Tidak banyak yang menyukai ekselsa, tapi beberapa orang pun sangat menyukai kopi ini. Tidak sebanyak liberika apalagi arabika dan robusta, penikmatnya jauh bila dibandingkan 3 jenis yang lain. Kopi ekselsa lebih jarang di temukan yang menjadikan kopi ekselsa kopi yang misterius

Kopi-Liberika

Liberika

Kopi yang satu ini berasal dari daerah afrika dan tersebar di berbagai macam negara tropis. Termasuk indonesia, liberika masuk saat zaman kolonial belanda saat kopi arabika sedang terkena wabah penyakit karat daun.

Sayangnya liberika masih kalah jauh oleh arabika dan robusta, membuat budi dayanya tidak banyak. Daerah di Indonesia yang masih menanam kopi liberika adalah jambi, lebih tepatnya di kabupaten tanjung jabung barat.

Negara lain pun memiliki kasus yang sama terhadap biji kopi liberika ini. Keterbatasan kopi ini timbul karena peminat dan penanamnya yang tidak banyak. Liberika juga memiliki rasa yang unik, berbau seperti buah nangka dan jika dicicipi ada rasa kacang panjang yang keluar secara lembut.

Related Blogs

    Share