IMG-20190208-WA0055

Sempat melepas single “Percayalah” beberapa waktu lalu dalam format audio, kali ini kuartet pop punk asal Sidoarjo – Jawa Timur, Radio Story memvisualisasikan lagu tersebut ke dalam bentuk musik video.

Bekerjasama dengan salah satu sutradara muda asal Surabaya, Oktavian Bintang Pradana, Radio Story akhirnya resmi merilis video musik “Percayalah” melalui kanal Youtube mereka.

Mereka ingin musik video yang bertajuk ‘Percayalah’ ini mampu memotivasi setiap insan dan menjadikan kita lebih bersyukur dengan kondisi hidup yang ada.

 IMG-20181016-WA0008

Video musik “Percayalah” sendiri mengambil cerita tentang seorang ayah yang sedang memperjuangkan kewajibannya untuk bisa menyekolahkan buah hatinya, meski kondisi ekonomi keluarganya sedang tidak baik.

Dalam penggarapannya, band yang diperkuat oleh Dwi Djayawan (vokal, bass), Rofiul Anam (gitar), Deny Yuda (gitar), dan Brandy (drum) melakukan syuting di berbagai sudut ibu kota Jawa Timur, salah satunya adalah rooftop gedung serbaguna salah satu universitas swasta di Surabaya.

Single “Percayalah” sendiri merupakan salah satu lagu yang masuk ke dalam EP perdana Radio Story bertajuk ‘Quarternion’.

IMG-20181016-WA0008

  • Biografi

Radio Story adalah sebuah group/band yang berdiri sejak 24 September 2014 di Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Radio Story adalah salah satu band yang mengusung sub-genre pop punk/melodic dengan berbagai macam pengaruh band-band yang berasal dari luar negeri seperti No use for a name, MxPx, Rufio,The Ataris dan Blink 182. Beranggotakan Dwi Djayawan sebagai pembetot bass dan vokal utama, Rofiul Anam sebagai gitaris sekaligus vokal dua, Deny Yuda Pradhana sebagai gitaris dan Fungky Irawan atau kerap di panggil Brandy sebagai drummer.

Ketidakpuasan Fungky (drummer) dengan konsep musikalitas band-band terdahulunya membuat ia ingin mendirikan suatu wadah baru untuk semua ide-ide baru yang ia miliki, dan akhirnya di bentuklah Radio Story dengan mengajak sahabat-sahabat terdekat Fungky yang dimana sebagian dari mereka sempat tergabung di dalam band yang sama sebelumnya. Alasan memilih kata Radio Story menjadi sebuah nama band tentu tidak asal sembarangan, selain mudah untuk di ucapkan, jika di definisikan ke dalam bahasa Indonesia, Radio Story sendiri memiliki arti “cerita radio”, maksud kata tersebut bagi kami adalah, karena kami menganggap lagu-lagu yang di putar oleh stasiun radio bagaikan sebuah cerita yang penuh dengan warna, karena di dalamnya mengandung banyak makna yang berbeda dan di bungkus dalam sebuah bentuk lagu, selain itu radio juga bisa di nikmati oleh semua kalangan. Maka dari itu, alasan kami menggunakan kata tersebut karena kami ingin semua karya-karya kami layaknya setiap lagu yang di putar di dalam radio, memiliki banyak warna dan mampu dinikmati oleh berbagai kalangan.

Terbentuk dengan formasi awal Bima Aries sebagai vokal utama, Arief Dwi Yulianto sebagai gitar, Fungky Irawan sebagai drummer dan Dwi Djayawan sebagai bassist. Seiring berjalanya waktu, bergabunglah Rofiul Anam sebagai gitaris utama. Formasi ini tidak bertahan lama karena Arief memilih hengkang dari band di karenakan kesibukan diluar band, selang beberapa bulan bergabunglah Deny Yuda menggantikan posisi Arief. Di akhir tahun 2016, Bima Aries juga mengundurkan diri dari band dengan alasan tuntutan masa depan, dan untuk posisi vokal utama di ambil alih oleh Dwi Djayawan yang sekaligus merangkap sebagai bassist.

Konsep yang di usung Radio Story dalam segi musikalitas adalah kami ingin menjadi band yang mampu memberi karya terbaik untuk setiap pendengar dari berbagai kalangan dengan suguhan musik yang bersemangat, dinamis, emosional namun pesan/makna di dalam setiap lagu kami masih bisa untuk di pahami oleh pendengar, yang pasti kami ingin memberi pengaruh positif dengan memotivasi untuk tetap bisa bertahan dalan menjalani hidup dengan penuh rasa percaya diri dan semangat.

  • Diskografi

Sejauh ini, Radio Story sudah menciptakan beberapa karya, diantaranya :

  • Waktu tetap berlalu (demo single di tahun 2015)

Demo single tersebut cukup sering di putar di beberapa stasiun radio swasta yang ada di Kota Sidoarjo dan Malang.

  • Quaternion (Ep/mini album di tahun 2017)

Sebuah mini album yang di kemas dalam bentuk fisik dan digital, melahirkan dua buah single hits, yang pertama “maaf atas mimpiku” yang di rilis dengan format music video dengan konsep footage dari setiap panggung yang pernah kami jajaki. Single kedua bertajuk “percayalah” yang juga cukup sering di putar oleh beberapa radio swasta di Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

  • Musik video “Percayalah” dari salah satu track yang ada di EP Quaternion (Release 01 Februari 2019)

 

  • Profil Personil

 

  • Dwi Djayawan, (24 Mei 1995).

Adalah putra kedua dari tiga bersaudara. Sangat gemar berpetualang, mendaki gunung dan mengeksplore alam Indonesia. Tipikal orang yang humoris namun sangat teliti dengan masalah finansial. Mulai tertarik dengan instrument gitar bass sejak duduk di bangku SMP, dan sempat membentuk band Hardcoreyang bernama Jangkar Kapal. Salah satu personil Radio Story yang aktif sejak awal dibentuk, memiliki ketertarikan dengan musik yang ber-genre Slow rock dan Punk rock.

  • Rofiul Anam, (04 Januari 1995)

Adalah bungsu dari tujuh bersaudara yang memiliki kecintaan terhadap sound gitar elektrik dengan nuansa vintage. Cukup aktif membangun skena Punk rock di dataran Sedati, Sidoarjo bersama band terdahulunya yang bernama Hangover 13 sebagai seorang bass player. Dibalik kecintaanya dengan group/band luar negeri yang bernama Sosial Distortion, ternyata ia sempat mendirikan sebuah band yang mengusung genre Raggae dan diberi nama Utis Uye.

  • Deny Yudha Pradana, (12 Desember 1992)

Adalah putra kedua dari enam bersaudara, salah satu personil yang usianya jauh lebih tua di bandingkan yang lainya. Bergabung dengan Radio Story adalah salah satu pengalaman yang unik bagi Deny, karena di sepanjang perjalanan karir bermusiknya, ia lebih sering bergabung dengan band-band yang kerap mengusung genre Hardcore dan Metalcore, sangat berbeda dengan apa yang disugukan oleh Radio Story dalam segi musikalitas. Disisi lain, karena kecintaan Deny dengan riff gitar yang berat, cukup membuat musikalitas Radio Story menjadi berwarna.

  • Fungky Irawan, (22 Maret 1995)

Memiliki nama panggilan Brandy, adalah bungsu dari ke empat bersaudara. Memiliki ketertarikan dengan musik sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak, gemar menulis lirik sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar, dan mulai serius untuk membentuk sebuah band ketika berada di bangku Sekolah Menengah Pertama. Pada awalnya, Brandy lebih cenderung tergabung dengan band-band yang mengusung genre top 40. Ketika berada di bangku kelas satu Sekolah Menengah Kejuruan, Brandy sempat menjabat sebagai bass player untuk sebuah band yang sering mengikuti kompetisi namun lebih sering gagal mendapatkan gelar juara. Mulai aktif di skena indie bersama band Melodic Punk pertamanya yang bernama Pluss Seventeen. Gemar menulis, terutama menulis lirik yang bertemakan emosional.

 

Dari kiri : Rofiul Anam, Dwi Djayawan, Fungky Irawan(brandy), dan Deny Yudha.

=======================================================================================

 

RADIO STORY

  • Road Manager : 08821-4264-5378 (Brandy)


Related Blogs

    Share