OLSAM

NONGKRONG sambil bermain gitar sudah seperti ritual wajib untuk melepas semua kepenatan hidup karena rutinitas yang mendera. Hampir setiap malam dan lebih sering lagi jika akhir pekan tiba. Mulai hanya sebatas sampai tengah malam hingga matahari beranjak terbit.

Aktivitas demikian meski terkesan remeh temeh namun menjadi obat paling murah meriah untuk meghibur diri bagi kami yang tinggal di dalam pemukiman padat penduduk dan sudut gang sempit.

Meski masing-masing dari kami memiliki kegemaran pada genre musik tertentu, namun di dalam tongkrongan, musik yang dimainkan harus sesuai dengan selera pasar. Dalam arti, mampu membuat semuanya bernyanyi bersama. Mulai dari tembang Hamdan Att, Rhoma Irama, Slank, Iwan Fals, hingga The Cure dan Cock Sprerrer bisa saja menjadi ‘ajian’ pelipur lara.

Lamban laun, karena terlalu sering nongkrong sambil memainkan lagu orang. Empat di antara kami semua akhirnya memutuskan untuk menggarap lagu sendiri dan lalu tercetus untuk membuat sebuah grup musik. Adalah Zamal (melodi & vokal), Jakul (gendang), Ocan (tamborin & vokal), dan Rudibagol (rhitem) yang kemudian mendirikan Orkes Oli Samping atau yang disingkat OLSAM pada bulan puasa tahun 2017.

Dipilih genre orkes dangdut lantaran Jakul sudah lebih dulu terjun sebagai penabuh gendang untuk pagelaran dangdut di kampung-kampung, lalu Zamal yang dikenal sebagai anak punk ternyata punya kenangan manis dengan dangdut yang tidak bisa dilupakan, begitu juga dengan Ocan dan Rudibagol yang diam-diam menggemari dangdut lawas. Sederhananya, musik orkes bisa masuk kelapisan mana saja. Paling cocok juga dibawakan di dalam gang bahkan di mainkan hingga larut malampun tak jadi masalah.

Pada akhir Juli kemarin, OLSAM sukses meluncurkan debut single berjudul “Pemuda Dalam Gang” yang didaulat menjadi lagu andalan di tongkrongan kami yang terletak di Kampung Cagar Alam, Depok. Di rilis secara resmi melalui akun soundcloud, lagu tongkrongan tersebut sejauh ini sudah didengar sebanyak seribu kali.

Single “Pemuda Dalam Gang” bercerita tentang kebiasaan kami semua ketika malam tiba. Sebuah aktivitas yang mungkin dilakoni juga oleh kebanyakan pemuda di lain tempat. Dengan sempilan pantun khas Betawi di beberapa bagian liriknya.

Saat ini OLSAM sedang mempersiapkan diri untuk mengadakan pesta peluncuran debut single tersebut yang rencananya akan terselenggara dalam waktu dekat ini. Selain itu mereka juga tengah bersiap diri untuk masuk ke dalam studio rekaman guna single kedua.

Kami harap OLSAM dan single ini bisa diterima baik oleh kawan-kawan sekalian. Pun bisa membuat pinggul kalian bergoyang, paling tidak jempol kaki ikut gemetaran mendengar dentum gendangnya Jakul.

“Kalo ade jarum yang patah jangan simpen dalem peti. Kalo ade kata yang salah jangan di simpen dalam ati…”

==============================================================================

Olsam

https://www.instagram.com/olsam__/

Related Blogs

    Share