post-01

Sejak pertamakali diriliskan pada Agustus 2018 lalu, ‘Lost‘ terus mengawal perjalanan yang terjadi dalam tubuh Posthuman. Dalam bentuk terbarunya, ‘Lost’ kali ini bertumpu pada permainan piano Rizqi Iskandar¬†guna menggali lebih jauh potensi dramatik yang dimiliki lagu ini. Pada proyek ini, mereka mencoba menerapkan pendekatan ambience ruang untuk dapat menangkap dengan lebih baik momen yang coba dihadirkan dalam lagu tersebut. Dalam ‘Lost’, sampling suara elektrokardiogram hingga ventilator disisipkan untuk membangun atmosfir lagu tersebut.

Selain itu, “music programming turut dilibatkan untuk terus membuka pintu menuju labirin musikal lainnya. Bangunan ambience ini kemudian dihadirkan untuk menarik pendengar hadir dalam ruang kamkristalkan. Ruang dimana waktu akan segera berakhir sementara hasrat untuk tetap bernafas masih memenuhi darah“.

Kefanaan adalah momok bagi setiap tubuh hingga tak jarang kita menolaknya dan memilih untuk melupakannya, pergi berlari dan tersesat dalam labirin dunia. Dengan ego yang menjulang langit, kitatutup telinga agar dapat berlari tanpa perlu peduli. Tapi kemanakah kita akan mnenuju?

=======================================================================================

For more info

Instagram: @psthmn

Related Blogs

    Share