“in the deepest ocean, the bottom of the sea” adalah frasa yang tepat untuk menghantarkan lagu ini, sebuah kedalaman yang bias dan kerendahan hati untuk mencintai.

Setiap raga bisa pergi, namun jiwa terus abadi dalam genggaman ingatan yang bereriak, setiap manusia bisa mencintai namun seketika bisa dengan mudah bergegas mencari harap demi sebuah maaf. Datang dengan perasaan yang tinggi dan pergi dengan jiwa yang merapuh adalah siklus yang tak pernah terjawab.

Fragile soul merupakan lagu huru hara asmara yang tak ganas, namun penuh dengan emosi yang tak ramah. Dibalut dengan nuansa ala Motown record, sayatan string yang tajam dan gejolak nada ala james brown yang saling tukik menukik.

Mau tak mau classic reggae dari awal memang banyak menyomot nada lagu lagu soul amerika, kami mencoba untuk mempresentasikan kembali racikan irama itu sebagai bentuk kesedihan yang panjang dan berdentum sunyi.
Lagu pop itu racun namun estetikanya mematikan.

========================================

www.soundcloud.com/patrolicebandung/fragilesoul
www.instagram.com/patrolice/
www.twitter.com/patrolice
Gmail: patrolicebdg@gmail.com
Youtube: patrol ID


Related Blogs

    Share