Budi Agung Kuswara 02_Balinese Baroque (Discovery toward invention)_Found objects, Photo archives, watercolor, print on cotton paper_156x119cm (4 panels)_2018

Pameran seni rupa kontemporer “Celebration of the Future” menguraikan peranan seni dalam menghasilkan jaringan pertukaran informasi yang, tidak hanya membawa kesadaran atas masa lalu dan masa kini, tetapi juga memandu arah kita untuk masa depan. Melalui karya-karya media baru, instalasi, objek dan bentuk lainnya, 47 seniman Indonesia menampilkan dialog yang berasal dari pemikiran dan ekspresi tentang nilai-nilai yang ditemukan di lingkungan sosial kita dan masa depannya.

Pameran yang akan dibuka pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 ini adalah perhelatan seni rupa kedua yang berlangsung di bangunan baru ruang kreatif multifaset, AB•BC Building, di Nusa Dua, Bali dan berlangsung hingga 15 Januari 2019. Sebagaimana di dunia Barat dengan gerakan seni rupa Avant-Garde yang berperan dalam mengkonstruksi identitas budaya dan sosial, di Indonesia ada PERSAGI — selama masa pra-kemerdekaan — dan Gerakan Seni Baru (GSRB) pada tahun 1970an, dimana keduanya memainkan peranan dalam pergerakan kemerdekaan dan kebangsaan. Melalui karya-karyanya, para seniman melukiskan bermacam peristiwa (informasi) : menjelajahi yang luar biasa, dan menggali fitur-fitur tersembunyi yang di saat bersamaan, sering kali, dilakukan dengan resiko keterasingan, penghinaan dan tidak dipahami. Namun demikian, sebagaimana kita ketahui, mereka telah memberikan berbagai aspirasi untuk budaya dan bangsa.

Erwin Windu P 02_Personal Space of Sam_Polyurethane paint, iron sheet, LED TV_d 45 cm, h 100 cm_2018 (1)

Celebration of the Future” adalah pameran seni rupa kolektif dengan 47 seniman yang berasal dari tiga lokus gerakan seni di Indonesia: Bandung (10 seniman), Bali (20 seniman), dan Yogyakarta (17 seniman). Pameran ini menghadirkan karya-karya seni rupa dalam bentuk seni media baru, instalasi, patung, objek, dan lukisan yang menampilkan isu-isu menarik yang berkaitan dengan seni, budaya, masyarakat, dan politik, mengundang pengunjung untuk bernegosiasi tentang arah di waktu yang akan datang. Pameran, yang dikurasi oleh Rifky Evendy dan Ignatia Nilu, menjadi jangkar baru bagi para seniman dan generasi muda untuk menghasilkan generasi yang berkontribusi menggerakkan cakrawala masa depan bagi publik global.

Hendra _Blankon_ Priyadhani_Self Ego Alarm_Mixed media assemblage, fiber, resin, vynil toys, alumunium_60 x 155 x 20 cm_2018

Pertunjukan Kecak kontemporer, ‘Kebo Iwa Kecak Percussion’, juga turut tersaji pada malam pembukaan. Di hari pembukaan, pengunjung diberikan akses gratis untuk melihat semua karya dalam pameran. “Celebration of the Future” berlangsung dari 15 Desember 2018 hingga 15 Januari 2019 di AB•BC Building, Bali Collection, ITDC Nusa Dua, Bali, Indonesia. Mulai tanggal 16 Desember 2018 sampai dengan tanggal penutupan, pameran Buka Setiap Hari (10.00 – 22.00) dengan tiket masuk Rp 50.000 untuk semua pengunjung berumur di atas 10 tahun.

SAMSUNG CSC

================================================================================================================

For more information:

Instagram: @art.bali.id

Related Blogs

    Share