noni-01Setelah ‘BOYISH’ sukses menjadi pusat perhatian sebagai single pembuka, proyek Extended Play (EP) dengan judul yang sama akhirnya rilis pada 20 November 2020. EP ini berisi 4 track baru ber-genre RnB sebagai ciri khas dari Noni dengan 1 bonus track aransemen ulang dari single sebelumnya, ‘I Don’t Know You’. Nama Noni cukup dikenal melalui kolaborasinya bersama banyak musisi, seperti Andre&, Kenny Gabriel, HNATA, Defa Muhammad, CVX dan lainnya. Namun kali ini, Noni merilis solo debut EP-nya secara independen.

Proses pembuatan EP ‘BOYISH.’ terbilang spontan. Pengerjaan EP dilakukan semasa awal karantina kasus Covid-19 yang bertepatan dengan libur semester. Noni mengisi waktu libur kuliahnya dengan menumpahkan kreatifitasnya pada pembuatan lagu-lagu, yang kemudian bersama dengan CVX, diolah menjadi sebuah Extended Play (EP). “Prosesnya 100% virtual, aku sama kak Ikki (CVX) cukup berkomunikasi lewat WhatsApp dan e-mail,” tuturnya. Keempat lagu baru tersebut seluruhnya diproduseri oleh CVX dan Noni sebagai co-producer. Terdapat pula track bonus sebagai penutup dari EP ini, ‘I Don’t Know You’, single dari Noni sebelumnya yang telah diremix atau diaransemen ulang dengan nuansa big band oleh Enkara dan Adam Putra.

Selama proses pembuatan EP ini Noni banyak mengambil inspirasi dari berbagai genre dan musisi. Terutama genre R&B, khususnya Korean R&B, dan R&B dari tahun 90-an. Beberapa musisi yang menjadi inspirasinya adalah JoJo, Ariana Grande, SUMIN, Solange, Yerin Baek, Chloe x Halle, Crush dan masih banyak lagi. Bagi Noni, EP ‘BOYISH.’ adalah ‘buku cerita’ tentang konflik-konflik yang dihadapi Noni dalam lingkungan sosialnya sehari-hari. Track yang menjadi fokus dari EP ini berjudul ‘MORE’. Lagu ini adalah demo lama yang dibuat oleh Noni pada awal tahun 2019, yang kemudian dikerjakan ulang pada tahun 2020 bersama CVX. Lagu ini merupakan karya pertama Noni yang dibuat tanpa menggunakan instrumen. “Jadi aku bikin lagu ini benar-benar tanpa instrumen, cuma modal buku tulis, perekam suara di ponsel, otak dan suara. Aku baru megang instrumen pas lagunya sudah selesai dibuat,” tuturnya. Dalam lagu ini, Noni bercerita tentang seorang teman lelaki yang disukainya yang sedang terjebak dalam hubungan toxic, dan memiliki segudang keluhan tetapi sulit sekali untuk melepaskan. Noni memilih ‘MORE’ sebagai fokus track dari EP-nya karena lagu ini sangat merepresentasikan sikap ‘childish’ yang merupakan konsep dari EP ‘BOYISH.’ itu sendiri.

‘BOYISH’, ‘MORE’, dan ‘Go Figure’ adalah tiga track yang ditulis oleh Noni dengan perspektif kekanak-kanakan yang terkesan blak-blakan dan serampangan, sesuai dengan judul dan konsep EP ‘BOYISH.’ itu sendiri. Namun, Noni memberikan bumbu yang berbeda di track keempatnya yang berjudul ‘You Don’t Have To (Rush)’. Lagu tersebut ditulis menggunakan perspektif yang lebih dewasa dari track-track sebelumnya. Noni ingin menjadikan track keempat ini sebagai penutup dari EP sekaligus pembuka bagi perjalanannya sebagai seseorang dan atau musisi yang lebih dewasa di masa yang akan datang. Dengan dirilisnya EP perdana ini, Noni berharap bisa memperkenalkan dirinya dengan baik sebagai musisi khususnya genre R&B kepada penikmat musik di Indonesia. Ia juga berharap pendengarnya bisa merasa terwakilkan oleh lagu-lagu yang ditulisnya.

“Aku yakin ada momen-momen di mana ketika kalian dihadapi oleh suatu konflik, kalian merasa cara kalian menghadapinya itu kekanak-kanakan banget tapi rasanya benar aja untuk bersikap seperti itu. Nah, lewat EP ini aku mengajak pendengarku untuk menerima sisi kekanak-kanakan itu, tentu dalam batasan yang masih wajar. Karena berapapun umur kita, pasti bakal tetap ada jiwa kekanak-kanakan dalam diri kita,” tutupnya.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @amarangganii

Related Blogs

    Share