niskala-2

Hiruk-pikuk kehidupan menuntun kita menuju ke banyak persimpangan yang tak keruan arah dan juntrungannya. Dalam pertaruhan angka-angka, acap kali kita mengabaikan kebaikan yang seharusnya dirawat.

Mengarungi hari dan mengalami persoalan yang bisa didefinisikan dalam angka semestinya membuat kita lebih memperasakan, bukan acuh dan membeku. Realita hidup menyadarkan, bahwa hidup memang se-karut itu. Merekam dalam ingatan tentang kejadian yang terlewati, serta lebih waspada terhadap hal yang sejauh ini lalu lalang, adalah harapan kebaikan kini dan esok.

Setelah pada 14 Desember 2018 lalu merilis album penuh dengan tajuk “Hourglass”, Niskala sebagai kuintet post-rock ini kembali melepas “single” pada 14 Februari 2020 dengan judul “Stadium IV”. Lagu ini menjadi gapura bagi intern Niskala menuju “pengembaraan” yang lebih jauh, pepak dengan dinamika yang terjadi secara kolektif maupun personal. “Stadium IV” merupakan sebuah perenungan, bahwasanya sekat antara “kepergian” dan rasa bersyukur itu sangat-sangat tipis. Menuruti kecewa dan penyesalan tentu tidak berkesudahan, sedangkan hidup harus terus berproses. Walhasil, merawat hal baik adalah syarat mutlak. Jika memang ihwal tentang kesehatan mental sedang dan masih marak disuarakan banyak musisi, Niskala memilih berangan-angan untuk bisa membangkitkan rasa syukur pendengar yang lenyai melalui lagu ini.

Kabar gembira tentang karya tunggal Niskala terlebih dulu diluncurkan di kanal youtube, menyusul kemudian alunan sendu yang rekat dengan sayatan cello serta trompet yang menenangkan ini bisa diputar di berbagai digital platform streaming. Lagi, Niskala mempersilakan pendengar untuk bebas merepresentasikan “Stadium IV” dengan imajinasi dan rasa masing-masing. Semoga hal baik dapat menular dan melahirkan kebaikan baru, terus-menerus.

=======================================================================================

For More Info:

Instagram: @niskalayk

Youtube: Niskala YK

Related Blogs

    Share