IMG-20180922-WA0000

Dalam rangkaian perjalanan menuju cahaya, akhirnya Negeri Syam mengeluarkan single kedua. Sebuah lagu yang masih terkait dengan waktu, namun kali ini lebih berfokus pada sebuah tempat yang tentunya akan selalu terikat oleh waktu. Sebuah single yang berjudul Umpama Satwa akan membawa kita pada suatu pemahaman terhadap dunia yang pada hakikatnya tidaklah abadi. Lantas bagaimana kita selayaknya manusia menyikapi kenyataan dunia ini? Tentunya kita manusia  yang berakal tak akan lupa dan terlena oleh buaian dunia fana.

Negeri Syam, adalah proyek solo dari Muhammad Al Kadri, seorang pemuda dari Samarinda, Kalimantan Timur yang lahir pada 31 Desember 1991. Dengan latar belakang keluarga yang memegang teguh prinsip ajaran agama islam, menjadikan Al Kadri ingin menyebarkan kebaikan yang telah dialami, diyakini dan diamininya.  Negeri Syam, menjadi sebuah ruang untuk Al Kadri berekspresi, sekaligus menuliskan dan menceritakan kebaikan-kebaikan yang selama ini ia yakini ke dalam sebuah karya-karya lagu.

Terbentuk pada Januari 2018 lalu, Negeri Syam telah melahirkan karya-karya yang terinspirasi dari beberapa hadist dan ayat-ayat Al-qur’an. Pesan yang ingin disampaikan Al Kadri, diciptakan dengan bahasa yang ringan dengan sajian musik pop yang easy listening, membuat musik Negeri Syam mampu menjadi pilihan musik yang bertemakan religi namun tetap kekinian.

Negeri Syam adalah sebuah harapan bagi Al Kadri untuk dapat menjadi ruang dimana kebaikan bisa hadir ditengah-tengah budaya masa kini, tanpa harus menggurui, menjatuhkan, ataupun memaksa seseorang untuk percaya. Pada akhirnya semangat berbagi kebaikanlah yang menjadi motivasi terbesar dalam Negeri Syam.

================================================================================

For more information:

Youtube: NegeriSyamOfficial

Instagram: @negeri.syam

Related Blogs


Related Blogs

    Share