cover

“penjelajah mesin waktu” begitulah kalimat yang sering dilontarkan kepada Ginn sebagai pentolan project ini. Pada awal kemunculannya, sempat mengusung gaya blues era lama. Namun seiring berjalannya waktu, kali ini Monster Pengerat Wortel datang dengan konsep dan warna yang berbeda. Dengan perpaduan Dixie tanpa terompet, dibalut nuansa minor dengan tempo yang lambat, serta gaya vocal popular yang melancolis namun jauh terlepas dari garis mainstream. Seperti membawa para pendengarnya masuk kedalam sebuah labirin. Mungkin sedikit terdengar aneh, tapi beberapa karya dari Ginn sempat diamati secara langsung oleh Jeffrey Whiteman (seorang penyiar radio dan pengamat band indie di Amerika),  Dan juga masuk ke jajaran chart di WMIC Radio Miami.

Monster Pengerat Wortel baru baru ini mengunggah beberapa video live performance mereka. Mungkin akan sangat cocok dinikmati saat malam hari, dengan kondisi kamar yang gelap. Dengan ambience yang seperti itu, tentu membuat pendengarnya akan sangat mudah memahami dan mendalami drama dalam setiap lirik yang disajikan project ini.

Kedepannya, Monster Pengerat Wortel akan meluncurkan EP bertittle “Sekilas Tampak Kelam”  dan akan melakukan tour untuk promo di beberapa kota di Jawa dan Bali. Bagi anda yang ingin mengenal Ginn dan sosok Monster Pengerat Wortelnya, anda bisa langsung cek ke media sosial mereka..

 

 

Instagram : @ginnrizki

Facebook : Ginn (Ginandjar Rizki P)

Related Blogs

    Share