Dalam 100 hari seorang pria yang menjabat sebagai CEO perusahaan Tesla ini berhasil memenangkan taruhan yang ia umumkan di Twitter pada Maret lalu. Elon Musk, sang CEO berjanji untuk membuat baterai lithium-ion terbesar di dunia dalam waktu yang telah ditentukan. Apabila janjinya tersebut gagal untuk ditepati maka produk baterai yang sudah jadi akan dilepas secara gratis.

elon-musk-lithium-ion-01-960x640

Demi menyelesaikan proyek ini, Musk menggandeng perusahaan energi asal Prancis yang memiliki kebun kincir angin 143 mil di utara kota Adelaide, bagian selatan Australia. Jay Weatherill, pejabat setempat mengatakan bahwa percobaan regulasi di tempat akan dimulai dalam beberapa hari. Proyek ini juga merupakan bagian dari rencana $550 juta dari daerah setempat untuk menjamin keberlangsungan supply energi di daerah tersebut.

Beruntungnya tantangan tersebut dapat ia selesaikan sebelum tenggat waktu yaitu pada 1 Desember mendatang. Menurut laporan yang ada apabila ia gagal maka ia harus menanggung kerugian sebesar $50 juta bahkan lebih dari proyek ambisius tersebut.

 


Related Blogs

    Share