minor-promotional-picture-2Penyanyi dan pencipta lagu asal Malang, Bagas Asfriansyah yang berada di bawah moniker minor dialogue, berhasil merilis EP keduanya yang bertajuk “from which i can’t look away.” Judul tersebut merupakan kelanjutan dari EP sebelumnya yang hanya ia rekam oleh telfon genggamnya berjudul “for which i have always missed” pada Maret 2017 lalu. Namun, tidak seperti yang sebelumnya, penggarapan untuk EP ini diproses lebih matang dan siap. Berisi lima trek akustik bernuansa folk, country, dan sedikit sentuhan emo dan lo-fi, termasuk single “alleviating” yang sudah dirilis bulan Agustus lalu. Penggarapan ini dibantu oleh Derry Rith Haudin (Coldiac/GZZ Records) dari proses rekaman, mixingmastering, dan penambahan instrumen di lagu “alleviating.” EP ini sudah dirilis secara fisik pada 30 Oktober 2017 lalu oleh label independended asal Malang, Pop Flesh Records, dan baru saja menghelat release show di salah satu kafe di Malang yang turut dimeriahkan oleh The Talkboy (Bagas Yudhiswa) dan Linger (Dandy Gilang) pada 26 November 2017.

cover

Secara singkat, lirik-lirik di EP utamanya ini bercerita tentang seorang pemuda yang selama ini sudah hidup di dalam banyak harapan dan “kekaguman” terhadap suatu orang yang disukainya, namun pemuda ini selalu nampak ragu, putus asa dan kehilangan harapannya itu karena “kelemahannya” dan situasi-situasi lainnya.

===========================================================================

Follow us!

minor dialogue:

Website

Twitter

Instagram

SoundCloud

Pop Flesh Records:

Website

Facebook

Twitter

SoundCloud

YouTube

E-mail

General inquiry: minordialogue@gmail.com

Booking: popfleshrecs@gmail.com

Phone

p: +62 857 8601 4511

Related Blogs

    Share