MIG-02

Masa lalu menjadi tema klasik yang masih sering diangkat oleh para pegiat musik dalam lagu-lagunya, tak terkecuali
untuk Megpie, band yang beranggotakan vokalis Enggarseto, gitaris Abhirama Cetta, dan drummer Albertus Herlambang ini baru saja meluncurkan single “Yesteryear”, gambaran tentang masa lalu dan hidup yang terus berlanjut. Sedikit berbeda dengan single mereka sebelumya, “Itch”, kali ini Megpie menyajikan nuansa Pop, namun tetap tidak melepaskan diri dari benang merah musik yang selama ini mereka usung sebagai band indie-rock/shoegaze.

Lagu ini direkam secara mandiri dan sederhana menggunakan handphone kecuali untuk drum dan vokal, di mixing dan mastering oleh Roni Tresnawan untuk memaksimalkan soundscape dari musiknya. Dengan segala keterbatasan dan kondisi, Megpie tetap berusaha untuk produktif sebagai bentuk konsistensi mereka dalam bermusik.

Megpie terbentuk di Purwokerto pada saat para personil bertemu dalam masa studi di kampus yang sama. sempat ikut menghidupkan kegiatan musik di kota tersebut, sebelum akhirnya para personilnya lulus dan pindah kembali ke kota asal mereka, Jakarta. “Yesteryear” adalah lagu pertama yang di tulis oleh vokalis Enggarseto untuk Megpie, namun dengan berbagai pertimbangan, mereka menunda pengerjaan lagu ini sampai akhirnya perilisan lagu ini tanpa disengaja berbarengan dengan kelulusan sang vokalis yang sekaligus menjadikan momen dimana Purwokerto akan segera menjadi masa lalu yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Megpie.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @humane.rec

Related Blogs

    Share