mave-universary-(17)

Perjalanan Mave Magazine sebagai majalah indie yang berhasil berdiri selama 7 tahun merupakan suatu yang luar biasa. Terlebih ditengah-tengah runtuhnya majalah-majalah cetak besar seperti Rolling Stone dan Hai. Mave berhasil dan masih berjuang untuk survive ditengah gempuran teknologi digital saat ini.

“Bersyukur banget Mave bisa bertahan sampai sejauh ini. Sebagai majalah kecil ini merupakan sebuah prestasi tersendiri.” Ucap Ipung Cuomo, founder dari Mave Magazine.

Sebagai perayaan atas perjuangan Mave selama 7 tahun ini digelarlah Mave On Anniversary yang ke 7. Acara ini dilaksanakan pada 28-29 April 2018 lalu bertempat di Park 23 Mall Tuban. Lain dari anniversary sebelumnya, di acara ulang tahun kali ini diadakan selama dua hari.

mave-universary-(15)

Kegiatan di Mave On Anniversary antara lain berupa sharing session, Pasar Akhir Pekan dan juga Road to Bali Mods Mayday 2018. Untuk memeriahkan acara ini, Mave mengundang empat bintang tamu. Tiga diantaranya berasal dari luar Bali, yaitu Jason Ranti, Ballads Of The Cliche dan Matajiwa. Sedangkan bintang tamu dari Bali adalah Dialog Dini Hari.

Hadir juga beberapa artis seperti Legonk, Ipenk, Bingkai Senja, E.M.A, Rainnuka, Dive Collate, Mr. Bob, The Catrolls, DJ Riri Dread, Supersoda, Pazka Ellora, Pluto, Sujiwa, Burung Liar, We Are Manja, Standup Indo Bali yang membuat acara ini semakin meriah.

mave-universary-(16)

Selain hiburan musik dan DJ diadakan pula Photo Exhibition oleh Suku Analog, Sneaker Exhibition oleh Vanshead Bali, dan Toys Exhibition yang menampilkan character figures, Gundam,  remote control, hot wheels, dll. Bagi anak 90an, tersedia pula Kumpul90an Corner, dimana segala barang dari 90an dipamerkan. Lapakan Komunitas juga ikut serta dalam menyukseskan Mave On Anniversary tahun ini.

Acara berlangsung dari pukul 10.00-22.00, namun karena kelonggaran yang diberikan oleh pihak Park 23 Mall Tuban, acara berlangsung hingga pukul 12 malam. “Akhirnya jadi lebih intimate, gitu, buat Mave, karena di Mall itu cuma kita aja.” cerita Ipung.

mave-aniversary-07-(2)

mave-aniversary-07-(1) mave-aniversary-07-(3)

mave-aniversary-07-(4) mave-aniversary-07-(5) mave-aniversary-07-(6) mave-aniversary-07-(7) mave-aniversary-07-(8) mave-aniversary-07-(13) mave-aniversary-07-(12) mave-aniversary-07-(11) mave-aniversary-07-(10) mave-aniversary-07-(9) mave-universary-(1) mave-universary-(5) mave-universary-(6) mave-universary-(8) mave-universary-(14) mave-universary-(13) mave-universary-(12) mave-universary-(11) mave-universary-(9) mave-universary-(17) mave-universary-(18) mave-universary-(21)

Dengan jargon baru Mave saat ini “Never Give Up Majalah Cetak”, Ipung berharap Mave Magazine dapat terus bertahan menerbitkan majalah cetak yang merupakan jati diri dari Mave Magazine. Capaiana selama 7 tahun ini menjadi sebuah motivasi bagi Mave Magazine untuk terus berkarya sebagai salah satu majalah cetak indie yang ada di Indonesia.

 

 

Related Blogs

    Share