Kurang dari 1 bulan setelah sukses membawa band post-punk asal Detroit, Protomartyr di penghujung libur ramadhan, label rekaman asal Jakarta yg juga rutin menggelar acara alternatif menampilkan band-band international, Six Thirty Recordings kembali memboyong tak hanya 1 namun 2 band bergenre Doom Metal untuk tampil di Rossi Musik hari Kamis tanggal 12 July 2018 mendatang.

Marijannah adalah band asal Singapore yg bisa di bilang umur nya masih muda. Mereka merilis album pertama mereka yg berjudul Till Marijannah pada bulan February lalu lewat Pink Tank Records, label rekaman asal Jerman.
Paska perilisan nya, Till Marijannah menuai banyak pujian dari penggemar musik Doom Metal di dunia, terbukti dari Metalsucks menyebut “Till Marijannah adalah album yang berdiri solid dengan kedua kaki nya”.

Meskipun umur Marijannah masih tergolong ‘muda’ namun orang-orang di dalam Marijannah sudah sangat tidak asing lagi di kancah musik lokal Singapore maupun International.
Marijannah terbentuk hasil dari inisiasi Nicholas Wong (Drum/Vocal) dan Rasyid Juraimi (Guitar).

Nicholas sebelum nya tergabung dalam band pop-punk The Caulfield Cult yg akhirnya memutuskan untuk menyudahi umur mereka pada 2017 lalu. Di The Caulfield Cult, Nicholas sempat merilis 2 album, 2 EP, dan 1 split EP. The Caulfield Cult sempat bermain dan di rekam live di channel musik kenamaan, Audiotree Session.

Rasyid mungkin bisa di bilang satu nama yg paling populer diantara semua personil Marijannah yg lain. Sepak terjang Rasyid di band Wormrot sudah di mulai dari tahun 2008. Selama berdiri, Wormrot adalah salah satu band dari tanah Asia yg tidak habis-habis nya di bicarai oleh penggemar musik dunia, terutama di skena Grindcore. Mereka telah menggelar tour ke benua Amerika, dan Eropa sampai akhirnya di rilis oleh label metal kenamaan, Earache Records.
Wormrot adalah band Singapore pertama yg sudah pernah bermain di Glastonbury Festival.

Potion adalah trio Stoner/Doom Metal dari Sydney, Australia. Hal menarik yg membedakan Potion dari band-band sejenis nya adalah mereka turut menggabungkan elemen dari sub-genre metal yg lain ke dalam musik mereka, salah satu nya, Black Metal.
Mereka telah merilis 2 single dalam bentuk kaset yg berjudul Seven Sorcerers dan Gravemaker. Meskipun hanya 2 lagu, namun kedua nya mempunyai durasi jika digabungkan selama 17 menit!
Di akhir bulan Juni ini mereka juga baru merilis 2 single baru yg juga dalam bentuk kaset berjudul Dead Mountain dan Women of the Wand.
Album ini masuk list 6 lagu yg harus di perdengarkan versi Revolver Magazine, dan juga salah satu The Best Metal di situs Bandcamp periode Juni 2018.

Tiket untuk menyaksikan Marijannah & Potion sudah bisa di dapatkan di kanal www.frekuensiantara.com/event/marijannahpotion dan juga melalui aplikasi http://eventevent.com/event/1741?_branch_match_id=540777166399748625.
Penampilan kedua band ini juga akan di dukung oleh 3 lokal band, Avhath dan Kief dari Jakarta, serta Fuzzy, I dari Bandung.

Selain menyambangi ibukota, Potion dan Marijannah juga di jadwalkan untuk bertandang ke Solo, Bandung, Malaysia, dan Singapore.
Tour mereka terselenggara atas kerja sama Six Thirty Recordings bersama ACPHC, musik promotor asal Singapura.

Related Blogs

    Share