Poster-Mafi-Fest-2017

Malang Film Festival kembali hadir di tahun 2017, masih tetap konsisten untuk fokus pada karya film pendek pelajar dan mahasiswa se-Indonesia. Festival yang digagas oleh komunitas Kine Klub UMM ini mengawali kegiatannya dengan melakukan penerimaan karya pada bulan November 2016 hingga Februari 2017. Usai melakukan berbagai proses yang cukup panjang, tibalah pada pagelaran Malang Film Festival yang akan dilaksanakan pada 11-14 April 2017 di Theater Dome Universitas Muhammadiyah Malang. Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terdapat empat kategori yang dikompetisikan yakni, Fiksi Pendek Pelajar, Fiksi Pendek Mahasiswa, Dokumenter Pendek Pelajar, dan Dokumenter Pendek Mahasiswa. BW. Purbanegara, Novi Hanabi, dan Panji Wibowo merupakan juri kategori film fiksi. Akbar Yumni, Caroline Monteiro, dan Nashiru Setiawan merupakan juri kategori film dokumenter. Eksistensi para juri dalam dunia sinematografi sudah tidak diragukan lagi. Juri-juri inilah yang akan memilih siapa saja jawara di MAFI FEST 2017.

Pagelaran Malang Film Festival setiap tahunnya memiliki tema yang berbeda-beda. Malang Film Festival 2017 mengusung tema “Harmoni”. Fania Yuning Sari selaku Direktur MAFI FEST 2017 mengungkap bahwa munculnya tema harmoni ini berkaca dari penyelenggaranya sendiri yang terdiri dari ras, agama, dan suku yang berbeda-beda. Penyelenggara MAFI FEST ingin menunjukkan bahwa sebuah keberagaman jika disatukan dapat menciptakan sebuah keindahan, dan keindahan itulah yang akan terlihat selama Malang Film Festival berlangsung. Keberagaman yang terlihat tidak berasal dari pihak penyelenggara saja, melainkan juga dari filmmaker yang mengirimkan karyanya, film-film yang masuk pada MAFI FEST juga memiliki keberagaman, baik dari segi genre, warna, dan cerita film. Jumlah film masuk pada Malang Film Festival 2017 meningkat 53,2% dari tahun kemarin. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa meminat pelajar dan mahasiswa dalam dunia sinematografi kian meningkat setiap tahunnya.

Ada nuansa baru dalam Malang Film Festival tahun ini, dimana penamaan program-program MAFI FEST tahun ini keseluruhan berbahasa Indonesia. “Tujuannya agar ada pemerataan, itu kenapa kami memilih menggunakan bahasa Indonesia pada penamaan keseluruhan program. Tema harmoni yang kami pilih pun mengindonesiakan banget”, jelas Fania. Program-program yang ada pada MAFI FEST ini terbagi menjadi dua, yakni Program Kompetisi dan Program Non Kompetisi. Pada Program Kompetisi akan diputarkan film-film yang telah lolos tahap administratif dan tahap kurasi. Program Non Kompetisi merupakan program lain yang disuguhkan oleh penyelenggara yang tidak bersifat kompetitif. Program Non Kompetisi sendiri terbagi menjadi beberapa program, yakni Malang Sinau Dokumenter, Ruang Apresiasi, Sinema Arek Malang, Penayangan Khusus, Program Kuratorial, Diskusi Umum, Forum Festival, dan Temu Komunitas. Pada program Ruang Apresiasi akan diputarkan secara perdana film dokumenter yang telah diproduksi oleh siswa SMA/SMK pada program Malang Sinau Dokumenter dan juga akan ada pemutaran perdana film “Tilaran”, film Produksi Bersama Ke-14 Kine Klub UMM. Program Diskusi Umum akan mengangkat isu-isu yang sangat dekat dengan para sineas di Indonesia saat ini. Isu yang akan dibahas pada program ini adalah “Sinema, Roda dan Gerakan” dan “Digital Platform dan Film Masa Kini”. Pada program Penayangan Khusus akan diputarkan sebuah film panjang berjudul “Nokas” karya Manuel Laberto. Sebuah film dokumenter yang mengangkat isu adat perkawinan dari wilayah timur Indonesia, dimana isu seperti ini masih jarang menjadi sorotan publik. Pada program Forum Festival, Malang Film Festival berkolaborasi dengan Denpasar Film Festival dan FESTCIL. Keseluruhan program tersebut akan ditayangkan pada pagelaran MAFI FEST yang berlangsung selama empat hari.

Di umur yang ke-13 ini diharapkan MAFI FEST dapat menjadi perpustakaan referensi baru bagi pegiat film di Indonesia. MAFI FEST juga dapat dijadikan tolak ukur dalam memperlihatkan perkembangan sinema khususnya dikalangan pelajar dan mahasiswa Indonesia. Sampai jumpa di Kota Malang!! #AprildiMalang. (wdy)

================================================================================

Malang Film Festival

www.malangfilmfestival.com

Related Blogs

    Share