art-work-mahranazih

Mahranazih adalah seorang rapper dan penulis lagu dari Semarang, Indonesia. Tumbuh besar di salah satu distrik angkara yaitu Genuk, Semarang Timur yang terinsprasi dari Mos Def, Immortal Technique, Oldirty Bastard, Tribe Called Quest, Nas, Isaiah Rashad, Daft Punk, OutKast, Jack White, Amine, Mark Ronson, Queen of Stone Age, Morgue Vanguard, Gorillaz, Linkin Park, Iwan Fals, Damian Marley, Kendrick Lamar, Senyawa, J Cole, EarthGang, Ho99o9. Rapper yang memiliki nama asli Rheza Mahran Nazih ini juga merupakan salah satu performer jebolan 024Street, yang berpusat di Semarang.

Hitung Kata, Kata Hitung” telah dirilis pada 2 Oktober 2020 dalam bentuk audio di kanal Youtube, dan di beberapa platform bandar musik lainnya. Lagu ini merupakan satu kesatuan dengan rilisan single sebelumnya berjudul “Legal” (bisa dicek di kanal youtube dan spotify) dalam satu album berjudul “Negativity”, yang mana album tersebut akan dirilis dalam waktu dekat di seluruh platform musik.

Dalam Lagu “Hitung Kata, Kata Hitung”, secara garis besar Mahranazih mencoba memotret aktifitas keseharian seorang buruh dalam menghadapi persaingan antar buruh yang rawan tidak sehat, bagaimana bersikap di depan bos atau atasan, ditambah dengan kegelisahan sekaligus candu bagi sebagian besar buruh di negara ini yaitu “UPAH”. Dan dalam lagu ini karakter “aku” menjadi sudut pandang sebagai buruh itu sendiri.

Proses pengerjaan lagu ini kurang lebih memakan waktu selama 3 bulan mulai dari penulisan lirik, produksi musik hingga penyelesaian. Berawal dari awang-awang pattern drum hasil lamunan Mahranazih yang terinspirasi dari Beyoncé ft Jack White berjudul Don’t Hurt Yourself, dan diwujudkan oleh manusia yang melalang buana lintas dimensi bernama Merenauval (pegiat ulung asal bogor yang pernah menetap di semarang), lalu dikembangkan secara liar dengan komposisi serta mixing dan mastering oleh Cosmicburp (produser musik dari semarang) dan di tambah dengan beberapa resep ciamik ala chef Rully Sianipar (produser musik dan penulis lagu asal Jakarta yang menetap di Semarang) dan tentunya eksekusi racikan lirik ala Mahranazih, kemudian dibalut oleh artwork garapan seorang perancang grafis yaitu Gawank Kusumo.

Dan perlu diketahui bahwa Mahranazih sedang menyiapkan sebuah album berjudul Negativity yang akan dirilis pada waktu yang masih dirahasiakan. Serta beberapa proyek single kolaboratif lainnya.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @mahranazih

Twitter: @Mahranazih

Related Blogs

    Share