IMG_20180416_120120-800x800

Jakarta, 9 April 2018 – PT Johnson & Johnson Indonesia melalui merek konsumen andalannya,
LISTERINE® – yang dikenal sebagai obat kumur (mouthwash) terkemuka di dunia – pada hari ini
memperkenalkan produk terbarunya bernama LISTERINE® Gum Care dengan rasa Jahe Herbal dan Mint.

Penyakit mulut benar-benar menjadi beban global. Faktanya, kita mungkin terkejut mengetahui bahwa
gingivitis kronis mempengaruhi lebih dari 90% populasi dunia sampai taraf tertentu. Dan itu lazim di
semua usia.² Selain itu, periodontitis parah saat ini merupakan penyakit mulut yang paling umum ke-6 di
dunia,³ mempengaruhi antara 5-20% dari semua orang dewasa.

Perbedaan antara Penyakit Gusi, Gingivitis, dan Periodontitis

Penyakit gusi, juga dikenal sebagai penyakit periodontal, adalah peradangan yang disebabkan oleh
pertumbuhan bakteri di dalam mulut di sekitar gigi dan di sepanjang garis gusi. Sayangnya, penyakit yang
sebenarnya bisa dicegah ini, dapat pula menyebabkan kehilangan gigi apabila tidak diobati.

Gingivitis adalah tahap awal penyakit gusi yang disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi. Jika plak
tidak dibersihkan dengan benar, plak akan terbentuk di garis gusi dan dapat menyebabkan radang gusi.
Gejala gingivitis termasuk gusi yang teriritasi atau berwarna merah yang mungkin berdarah pada saat
menyikat gigi atau flossing.

Barangkali ada kebingungan dengan istilah medis di seputar penyakit gusi, tetapi sebenarnya cukup
sederhana untuk dipahami. Penyakit gusi adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan
semua tahap penyakit periodontal – termasuk gingivitis dan periodontitis. Gingivitis menggambarkan
penyakit gusi awal (dapat berulang terjadi), jenis yang ditandai oleh gusi merah, yang membengkak dan
mudah berdarah ketika disikat atau dibersihkan.

Jika gingivitis tidak ditangani, bisa semakin parah dan berkembang menjadi tahap penyakit gusi yang
lebih serius (tidak dapat dipulihkan) yang disebut periodontitis. Periodontitis menyerang gusi, tulang
dan jaringan ikat yang menahan gigi di tempatnya, akhirnya melonggarkan gigi dari waktu ke waktu
hingga mereka bisa terlepas. Penyakit gusi adalah penyebab utama hilangnya gigi.

Pentingnya Perawatan Kesehatan Mulut
Gingivitis adalah bentuk awal penyakit gusi dan disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi. Gejalanya
adalah gusi merah, meradang. Jika tidak diobati, gingivitis dapat menjadi penyakit periodontal yang lebih
serius, yang dikenal sebagai periodontitis, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gigi terlepas. Gingivitis
juga sangat umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa dan terjadi ketika plak dibiarkan
terakumulasi pada gigi. Rutinitas perawatan mulut yang tidak konsisten atau buruk dapat menyebabkan
penumpukan plak pada gigi. Itulah mengapa penting untuk menjaga kebersihan mulut yang baik setiap
hari – seperti menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan sela-sela gigi (flossing) sekali sehari dan
berkumur dua kali sehari dengan obat kumur antiseptik yang efektif.

Sebuah studi morbiditas pada Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) nasional pada tahun 2001
menyatakan bahwa, di antara 10 kelompok penyakit yang dikeluhkan masyarakat Indonesia, penyakit gigi
dan mulut menduduki peringkat teratas (60%). SKR


Related Blogs

    Share