Press-Photolightcraft

Tahun 2020 seharusnya menjadi momen penting dalam perjalanan karir unit anthemic indie-rock lightcraft. Di tahun ini, mereka menginjak usia ke-15. Sebuah pencapaian luar biasa karena tidak banyak yang dapat bertahan selama itu. Namun mengingat kehadiran pandemi yang tak kunjung berakhir, nampaknya perayaan ulang tahun ini harus ditunda untuk sementara. Sebagai pengganti penanda prestasi ini, lightcraft telah meluncurkan sebuah single baru berjudul “Run Away” pada hari Jumat, 11 September 2020, yakni hasil kolaborasi dengan produser asal Singapura yang juga merupakan kawan lama mereka yaitu DSML.

Diposisikan sebagai single transisi yang akan menghantar pendengar ke beberapa single berikutnya dan juga sebuah album penuh yang diperkirakan akan rilis di pertengahan 2021, “Run Away” juga merupakan sebuah upaya dalam memperkenalkan wujud baru lightcraft yang lebih segar; baik secara musik, tampilan, juga formasi bandnya sendiri (Muhammad Rizky bergabung menjadi bassist pada April 2020). “Run Away” menggambarkan rasa keinginan untuk melepaskan diri dari rutinitas kehidupan dan merubahnya menjadi yang lebih baik. Lagu tersebut juga ditulis untuk memberikan semangat bagi semua orang yang merasa terpuruk karena pandemi.

“Lagu ini lahir di puncak masa pandemi, di mana setiap orang harus berdiam diri di rumah, menjadikannya terasa pilu. Saya harap ‘Run Away’ dapat mewakili perasaan orang banyak serta menumbuhkan harapan dan kekuatan untuk terus bergerak maju,” terang sang vokalis dan penulis lagu Imam Surataruna.

“Run Away” juga menandakan sebuah kerja sama internasional apik antara lightcraft dan DSML alias David Siow. Di tangan DSML, lagu ini berhasil diracik ke arah yang memang sudah lama diinginkan band ini. “Saya begitu gembira saat diajak berkolaborasi oleh lightcraft. Kami sudah lama berteman dan kerja sama ini merupakan bentuk evolusi dari pertemanan kami. Jarak dan coronavirus bukanlah penghalang. Semua pertukaran ide dan komunikasi berjalan secara daring. Ini menjadi bukti bahwa musik tidak mengenal batas,” ujar DSML.

Perpaduan warna baru lightcraft dengan arah produksi yang cenderung gelap dari DSML melahirkan nuansa 80an dengan bebunyian synths dan nuansa pop yang kental serta isian melodi yang menarik di lagu “Run Away”. Akan tetapi, aksen sinematik nan lebar yang menjadi ciri khas kwintet ini masih terasa, seperti yang terdengar di bagian refrain dengan suara vokal Imam yang energik dan berkarakter.

“Kami sangat antusias menyongsong awal yang baru ini. Adanya kolaborasi dengan DSML ditambah konsep yang unik sepertinya akan menjadi kejutan yang mantap bagi para pendengar,” tambah gitaris Fari Febrian.

Dirilis oleh grup label asal Amerika Serikat Circulate Music, “Run Away” akan tersedia di semua layanan streaming musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, JOOX, dan banyak lagi.

Perilisan single “Run Away” akan ditemani oleh video lirik yang disutradarai oleh Rocky Ferico dan dapat disaksikan di kanal resmi YouTube lightcraft di www.youtube.com/lightcraftvideos. Sedangkan video musik “Run Away”, yang juga merupakan hasil karya Rocky Ferico, akan diluncurkan dalam waktu dua minggu setelahnya.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @lightcraftmusic , @swenseng

Twitter: @lightcraftmusic , @swenseng

 

Related Blogs

    Share