life-cicla-01

Setelah vakum selama hampir dua tahun, grup musik asal Bogor Life Cicla kembali dengan single terbaru bertajuk “Artikain”. Single ini mencatat kembalinya unit folk-rock bernunansa etnik tersebut di kancah musik lokal setelah terjeda dua tahun dari rilisan terakhir mereka, Api yang dirilis 2018 silam.

“Dua tahun yang lalu saat merilis Api kami bersepakat menjadikan Life Cicla sebagai band dengan personil tetap, realitanya hal tersebut malah mengurung kami dalam situasi sulit untuk menghasilkan karya di tengah situasi kancah musik yang sedang ramai-ramainya di Cibinong dan juga Bogor”, tukas Bonar sang vokalis dan penulis lagu.

Perasaan terkurung tersebut kemudian berkembang menjadi vakumnya Life Cicla dan terrpencarnya para personil dari band yang sempat melakukan tur di Singapura itu. Bonar sang vokalis, membentuk band pop-punk bernama Goodenough dan fokus mengembangkan studio musik miliknya Amplop Records, sedangkan drummer Adith bergabung dengan band post-hardcore A Curious Voynich, terakhir Marion yang mengisi posisi keyboardist memilih untuk bekerja kantoran.

“Saat pandemi terjadi, kami tersadar bahwa ternyata karya-karya Life Cicla masih banyak didengarkan oleh pendengar musik dan relate bagi situasi yang kita sedang alami saat ini. Teman-teman di lingkaran juga memotivasi agar Life Cicla bisa kembali, lalu kami sepakat memaksa Bonar menulis lirik dan membuat notasi, dan memang sudah waktunya bagi Life Cicla untuk kembali bermusik,” tambah Adith.

Eksplorasi yang dilakukan oleh Bonar sebagai penulis lagu kemudian menghasilkan “Artikain”, single folk rock yang catchy dengan selipan instrumen tradisional dan notasi menyerempet musik emo pop. Nuansa yang pernah mereka hadirkan pada debut album mereka, Jejak Pesinggah di tahun 2015. “Artikain” mencoba mengupas makna kain (pakaian) melaui beberapa kiasan. Salah satunya adalah gambaran ketika manusia kehilangan dua fungsi indranya, yaitu mata dan telinga.

life-cicla-02

“Saat kita tidak bisa melihat dan mendengar, hal paling dasar setelah bernafas, makan, dan minum sesungguhnya adalah pakaian untuk melindungi tubuh. Sesederhana dan sedalam itu sebetulnya makna pakaian untuk kita, bukan hanya untuk membandingkannya satu sama lain atau menyombongkan berapa harganya di media sosial,” tutur Bonar.

Adapun proses pengerjaan single “Artikain” dan materi lainnya dilakukan di Amplop Records dengan melibatkan Rizki Mauludi dari Affangon yang juga merupakan mantan vokalis band mereka sebelum Life Cicla, Kuas Cielo. Tidak hanya Rizki, pengerjaan single ini juga melibatkan musisi-musisi tamu lain yang biasa terlibat dengan Life Cicla.

“Siapapun dengan visi yang sama bisa berkarya di dalam Life Cicla, oleh karena itu saat ini Life Cicla hanya terdiri atas saya, Adith, dan Marion,” tambah Bonar.

Sebagai pembuka langkah baru, “Artikain” hanyalah awalan dari total empat buah lagu yang telah siap untuk dirilis satu persatu oleh mereka. Bahkan, upaya kolaborasi untuk membedah “Artikain” ke dalam bentuk karya seni lain juga tengah mereka siapkan bersama kolektif Bengkel TigaDanEmpat.

Melalui “Artikain”, Life Cicla mulai memantik kembali semangat untuk menghadirkan eksplorasi karya yang berwarna setelah jeda.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @lifecicla

Related Blogs

    Share