Ninja: mereka yang diam, mengintai dan pembunuh dari era Sengoku Jepang telah merebut pemikiran orang-orang di seluruh dunia. Banyak dari mereka yang telah diidamkan dan diidolakan, tetapi satu yang tidak boleh dilupakan nahwa ninja pernah benar-benar ada. Karena sifat ninja yang rahasia, sangat sedikit catatan resmi tentang mereka yang disimpan, dan banyak dari catatan ini yang hanya menjadi mitos dan legenda. Ini merupakan daftar “kehidupan nyata” para ninja, ini dapat diperdebatkan apakah mereka benar-benar ninja atau bahkan apakan mereka benar-benar ada.

  • Kido Yazaemon

1-arquebus

Kido Yazaemon adalah seorang Ninja dari Iga yang lahir sekitar tahun 1539. Ia merupakan seorang master dengan Tanegashima arquebus, jenis dari senapan matchlock: Faktanya bahwa arquebus merupakan senjata pilihan yang dapat menunjukan bahwa Yazaemon adalah seorang ahli dalam ledakan dan spesialisasi dalam teppo-jutsu, sub-kategori dari katon-nojutsu, atau teknik menembak. Berlawanan dengan gambaran populer, senjata tangan seperti arquebus merupakan senjata favorit dari para ninja dan pada nyatanya digunakan secara rutin oleh mereka untuk percobaan membunuh.

Yang terkenal dari Yazaemon ialah, bahwa ia pernah mencoba membunuh Oda Nobunaga pada tahun 1579 meskipun berakhir gagal. Namun apa yang ia lakukan ini tercatat di Iranki, sebuah dokumen sejarah tentang Ninja di Iga. Sebagai bagian dari operasi, Yazaemon dab dua ninja lainnya menebakan senjata pada Nobunaga ketika ia sedang inspeksi setelah invasi. Mereka gagal membunuh Nobunaga dan akhirnya membunuh 7 rekan Nobunaga.

  • Kirigakure Saizo

2-saizo

Menurut catatan sejarah, Ninja dari Iga yang disebut “Kirigakure Saizo” (dipercaya sebagai nama samaran yang dipakai oleh Kirigakure Shikaemon) suatu kali melakukan percobaan pembunuhan terhadap Toyotomi Hideyoshi dengan menusukkan tombak menembus lantai dibawahnya.

Percobaan pembunuhannya gagal. Karena ia tertangkap, akhirnya ia menggagalkan percobaan pembunuhan sesungguhnya terhadap Hideyoshi oleh seorang agen ganda Yusuke Takiguchi.

  • Tomo Sukesada

 3-castle

Tomo Sukesada adalah seorang jonin (master ninja) dari Koga dan kepala suku Tomo Ryu. Pada tahun 1562, Tokugawa Ieyasu, bekerja untuk Oda Nobunaga, membersikan klan Imagawa yang tersisa setelah kekalahan mereka di perang Okehazama dua tahun sebelumnya. Tidak mau menyerah, klan Imagawa bersembunyi di benteng Kaminogou—terletak di lokasi yang sangat strategis di atas tebing—dibawah komando Udono Nagamochi, jendral klan Imagawa.

Mengambil alih benteng akan sangat sulit untuk Ieyasu, terutama setelah klan Imagawa menculik beberapa anggota keluarganya dan menjadikannya sebagai sandera. Akhirnya, Ieyasu mengutus 80 ninja dari Koga dipimpin oleh Sukesada untuk menyusup ke benteng klan Imagawa. Bekerja sama dengan Hattori Hanzo, Sukesada dan 80 ninja Koga-nya menyusup ke dalam benteng, membakar menara, dan membunuh 200 orang garnisun, termasuk jendralnya. Kejadian ini diceritakan secara rinci di Mikawa Go Fudoki.

  • Fujibayashi Nagato

4-nagato

Menurut legenda, Fujibayashi Nagato merupakan salah satu dari tiga jonin terbaik dari Iga, bersama dengan Momochi Sandayu dan Hattori Hanzo. Ia juga wakil ketua ninja dari Iga. Selain itu, tidak banyak yang tau tentangnya. Pada tahun 1581, Oda Nobunaga meluncurkan invasi besar-besaran ke daerah Iga yang dikenal dengan Perang Tensho Iga, yang membinasakan klan ninja Iga dan Koga. Yang selamat dari invasi itu kemuadian melayani Tokugawa Ieyasu, dan Nagato terbunuh di invasi itu.

Meskipun sangat sedikit tentang hidupnya yang kita ketahui, bagaimanapun, Nagato pada faktanya meninggalkan warisan penting: keturunannya akan mengumpulkan pengetahuan ninjutsu yang ia tinggalkan untuk membuat Bansenshukai. Bansenshukai adalah kumpulan rahasia dan teknik dari ninja seperti yang ditulis oleh klan Fujibayashi—banyak dari informasi tentang ninja kini berasal dari kumpulan ini.

  • Mochizuki Chiyome

5-female1

Mochizuki Chiyome mungkin kunoichi (ninja perempuan) yang paling terkenal dari semuanya. Ia merupakan wanita bangsawan, istri dari seorang laksamana samurai Mochizuki Nobumasa, dan menurut rumor ia berasal dari klan ninja Koga. Suatu waktu pada abad ke 16, suaminya pergi berperang dan Chiyome ditinggalkan untuk merawat paman dari suaminya, yang terkenal dengan daimyo Takeda Shingen. Shingen mendekati Chiyome dan memberinya sebuah misi untuk merekrut wanita dan melatih mereka sebagai jalur bawah tanah untuk spionase mata-mata wanita.

Chiyome mempersiapkan maskas besar di desa Nazu di wilayah Shinshu dan merekrut lebih dari 300 wanita muda—kebanyakan yatim piatu, bekas tuna susila, dan korban perang. Sementara kebanyakan orang lokal percaya bahwa Chiyome menjalankan panti asuhan resmi untuk wanita yang menjadi korban, sebenarnya Chiyome melatih mereka untuk menjadi bagian dari gabungan jalur spionase-nya. Dilatih untuk memanfaatkan samaran sebagai miko (pendeta kuil Shinto), tuna susila, atau geisha untuk tujuan spionase atau pembunuhan, jalur untuk kunoichi-nya melayana Shingen bertahun-tahun hingga kematiannya yang misterius pada tahun 1573.

  • Ishikawa Goemon

6-boiling

Meskipun klan Iga ataupun klan Koga tidak menerima Ishikawa Goemon sebagai salah satu dari mereka, daftar ninja dari kehidupan nyata tidakakan lengkaptanpanya. Lahir pada tahun 1558, Ishikawa Goemon merupakan seorang orang buangan yang mencuri dari orang-orang kaya dan memberikannya pada orang miskin—Robin Hood versi Jepang. Meskipun tidak ada verifikasi yang faktual, menurut legenda, Goemon semula seorang genin (murid ninja) dari Iga dibawah Sandayu Mochizuki sebelum menjadi seorang nukenin (ninja yang melarikan diri).

Ia menjadi pimpina sebuah kelompok bandit di Kansai dan secara terus menerus mencuri dari para bangsawan feodal, para pendeta, dan pedagang dan akan membagikan harta benda itu dengan para petani yang tertindas. Menurut dugaan ia tertangkap setelah percobaan pembunuhan yang gagal pada Toyotomi Hideyoshi dan dikabarkan direbus hidup-hidup pada tahun 1594. Legenda menatakan bagaimana ia memeluk anaknya diatas kepalanya ketika tertangkap, meskipun ada catatan yang bertentangan mengenai anaknya selamat atau tidak.

  • Momochi Sandayu

7-momochi

Momochi Sandayu merupakan salah satu pendiri Iga Ryu Ninjutsu, dan dianggap sebagai salah satu dari tiga jonin terbaik dari Iga, dua lainnya adalah Hattori Hanzo dan Fujibayashi Nagato. Nama asli Momochi Sandayu adalah Momchi Tanbe Yasumitsu, meskipun beberapa sumber mengatakan bahwa mereka orang yang berbeda. Sumber lainnya mengatakan bahwa Momochi Sandayu dan Fujibayashi Nagato sesungguhnya adalah orang yang sama.

Siapapun sesungguhnya Momochi, ia dipercaya telah terbunuh pada tahun 1581 ketika Oda Nobunaga menginvasi daerah Iga di Perang Tensho Iga, yang hampir membinasakan ninja-ninja dari Iga dan Koga.

  • Hattori Hanzo

 10-hanzo

Hattori Hanzo mungkin adalah ninja yang paling dikenal dari semuanya. Ia merupakan seorang pengikut dan samurai yang melayani Tokugawa Ieyasu, dan juga seorang yang mendorong Ieyasu untuk menjadi shogun dan pemimpin seluruh Jepang. Tumbuh di Inga, pada awalnya Hanzo membuat dirinya sendiri dikenal pada perang yang berlangsung pada tahun 1570-an.

Ahli tombak dan seorang ahli taktik, Hanzo melayani Tokugawa dengan loyal selama hidupnya. Setelah kematian Hanzo pada tahun 1596, penerusnya akan mengambil nama “Hattori Hanzo” untuk dirinya sendiri, sebuah praktek yang menjadi tradisi dari para pemimpin Iga dan menghidupkan mitos bahwa Hattori Hanzo adalah seseorang yang abadi.

Source listverse
Share