Merayakan terbitnya majalah cetak edisi ke-5 yang terbit bulan Januari 2015 ini, WARN!NG akan mengadakan pesta rilis yang bertajuk “Folk: They Are A-Changin”. Acara ini akan diadakan hari Jumat, 30 Januari 2015 di ROOTS Cafe, Sagan, Yogyakarta. Daftar penampil yang akan berbagi panggung adalah Tik! Tok!, Jalan Pulang, Fajar Merah, Iksan Skuter, Sisir Tanah, dan Rabu. Selain itu, akan ada lapak dari WARN!NG dan beberapa lapak musik lain yang tersebar di venue. Pesta rilis ini akan dimulai pukul 18.30, tanpa tiket masuk.

Tema Folk: They Are A-Changin’ yang diangkat di wwwedisi #5 ini berangkat dari fenomena musik folk yang baru-baru ini seperti menemukan nafas kembali. Band-band yang mengaku memainkan musik folk menjamur, begitu juga dengan konsep acara yang nengadaptasi nuansa folk. Sementara itu, terjadi perdebatan tentang bagaimana musik folk masa kini dimaknai. Dari hanya sekedar lirik puitis dan gitar akustik sampai protes sosial yang diwujudkan lewat musik. Melalui 4 artikel utama di rubrik frontline, WARN!NG mengulas tentang seluk beluk musik folk di Indoesia, seperti apa musik folk masa kini yang menyuguhkan sudut pandang dari musisi yang memainkan musik folk—Float, Dialog Dini Hari, Banda Neira, Sisir Tanah Iksan Skuter—serta lagu-lagu folk yang membawa protes sosial.

Pemilihan keenam line-up tadi kami harap bisa merepresentasikan seperti apa musik folk hari ini. Tik! Tok! dan Jalan Pulang memainkan folk dalam nuansa manis yang ceria. Akhir tahun 2014 lalu, Tik! Tok! baru saja merilis debut album perdana mereka berjudul Page 160, pun demikian dengan Jalan Pulang dengan debut album Self-Titled nya.

 Sedangkan barisan folk protes diwakili oleh Fajar Merah, Sisir Tanah dan Iksan Skuter. Iksan Skuter yang berdomisili di Malang ini secara konsisten mengangkat isu-isu sosial dalam lagu-lagunya. Baru-baru ini Iksan Skuter juga meluncurkan delapan lagu anak melalui album Kecil Itu Indah sebagai bentuk kepeduliannya akan minimnya lagu anak-anak. Sisir Tanah dan Fajar Merah—yang kerap melagukan puisi ayahnya, Wiji Thukul—semakin santer berkarya di jalur aktivisme. Sisir Tanah dan Fajar Merah—bersama bandnya—juga masuk nominasi Best Folk Track di Indonesia Cutting Edge Music Award (ICEMA) 2014.

Sementara itu, duo folk wingit asal Jogjakarta, Rabu tahun ini semakin bersinar dengan kegelapan musiknya. Album perdana mereka, Renjana, masuk dalam daftar musik terbaik tahun 2014 di banyak media, termasuk WARN!NG. Walaupun Tik! Tok!, Jalan Pulang, Fajar Merah, Iksan Skuter, Sisir Tanah, maupun Rabu memainkan musik dalam warna maupun tema yang berbeda, folk memayungi mereka dalam satu nama.

Selain untuk merayakan terbitnya majalah cetak edisi ke-5, acara ini juga diadakan untuk memperingati  tahun kedua eksistensi WARN!NG. Di acara ini kita juga memberikan ruang bagi para distributor musik dan craft, serta ruang untuk memberikan donasi pada YK Booking bagi para pengunjung yang ingin mendukung aktivitas tersebut.

Sebagai media yang mandiri, launching kali ini terselenggara berkat dukungan para penampil, Roots Cafe—selaku penyedia tempat, rekan-rekan distributor, rekan jurnalis dan tentunya Anda, para pengunjung. Terima kasih atas dukungannya.

Panjang Umur Kreativitas

Acara: [Launching Party Warning #5]
Folk: They Are A-Changin’
Waktu: Jumat, 30 Januari 2015 | 19.00-selesai
Venue: ROOTS Cafe, Sagan, Yogyakarta

Line-up:

  1. Tik! Tok!
  2. Jalan Pulang
  3. Fajar Merah
  4. Iksan Skuter
  5. Sisir Tanah
  6. Rabu


Related Blogs

    Share