kunokini1

KunoKini pertama kali menulis dan membuat lagu Anak Panah di tahun 2013 silam dan mulai diselesaikan di tahun 2017 dengan berkolaborasi bersama DANI, penyanyi asal Belfast, Irlandia Utara. Saat itu DANI datang ke Indonesia dalam rangka mengikuti program Artist Residency yang didanai oleh British Council. DANI membawa warna musik Irish Folk yang memberikan unsur mistik serta vibrasi yang baru sehingga KunoKini memutuskan untuk menyelesaikan lagu Anak Panah dengan DANI, yang kemudian di Rilis pada bulan Juni tahun 2020.

Lagu Anak Panah adalah sebuah refleksi dari keresahan terhadap radikalisme yang semakin merajalela dalam dunia politik Indonesia serta segala aspek kehidupan pribadi yang telah dirasakan dari sekitar tahun 1980. KunoKini pun merasa gelisah dengan memudarnya rasa cinta terhadap Tanah Air yang kian tergerus, akibat dari radikalisme. ”Kita percaya budaya lokal dan agama dapat menyatu dan berkesinambungan, saling memperkuat dan mendukung satu sama lain” ungkap Astari “Bebi KunoKini” Achiel. Kata Anak Panah tidak ada dalam lagu tetapi menjadi filosofi yang fundamental dalam lagu ini. Fokus, percaya diri dan berserah diri kepada Illahi menjadi kunci hidup dan merupakan filosofi dalam memanah, dengan arti yang meditatif. Lagu ini bercerita tentang cinta sejati dan cinta kepada Illahi Sang Pemberi Hidup. ”Anak Panah adalah salah satu lagu spiritual KunoKini yang isinya menyampaikan Kecintaannya (Manusia) kepada Kekasih Sejati-Nya (Tuhan, Tete Manise, Allah, Sang Hyang Widhi)” ujar Bhismo “NoizeKilla” KunoKini.

Dengan genre Soul/R&B, pukulan SokoGuru (drumset KunoKini) yang diciptakan didasari oleh nafas dari pukulan rebana di sholawat qosidahan dan disitulah letak “jiwa” dari lagu ini. Sholawat rakyat yang dikumandangkan dalam doa, dikembangkan menjadi pukulan dasar SokoGuru dan ditambahkan strum gitar yang off beat. Nada-nada R&B dalam kandungan bass dan sedikit nada Timur Tengah yang dimainkan oleh DANI, serta semua instrumen dimainkan di dalam frekuensi 432 hertz.

Kerjasama KunoKini dengan Ade Itameda, seorang seniman tato internasional yang melahirkan ”Mata Hati”, sebuah logo dan image dari lagu Anak Panah, menyatukan unsur modern dan tradisi dalam musik, video, image dan kehidupan sehari-hari KunoKini.

KunoKini mendedikasikan lagu ini sebagai bentuk rasa syukur dan hormat kepada Almarhum Kaka Bung Glenn Fredly yang merupakan mentor dan sahabat yang selalu mendukung KunoKini dan membantu proses rekaman hingga selesai.

Semoga esensi kemanusiaan kita dapat tergali dan disadari. Semoga Anak Panah dapat mengilhami dan memberikan Cinta yang besar untuk Indonesia dan Dunia.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @kunokini

Twitter: @kunokini

Related Blogs

    Share