Diisi oleh Elfa Zulham, Jonathan Mono, Doni Joesran, dan Randy MP.

GOODNWS, kolektif yang memajukan black music di Jakarta, berkolaborasi dengan Berita Angkasa, label rekaman yang menaungi Kelompok Penerbang Roket (KPR) dan Rafi Muhammad, untuk menghasilkan satu proyek terbaru. Bernama Batavia Collective, kolektif  musik ini memperkenalkan karya debut mereka dalam bentuk Mixtape Session. Selayaknya sebuah mixtape, lagu pertama dan selanjutnya dimainkan tidak terputus dan memiliki transisi yang mulus.

Di dalam video live yang disutradarai Hasbi Sipahutar yang juga pernah menggarap “Menuju Galaksi Palapa”, dokumenter milik KPR tersebut, Batavia Collective—atau bisa disingkat sebagai BTVC—memainkan versi instrumental dari produser dan musisi hiphop-jazz funk favorit mereka, seperti Roy Ayers, Gang Starr, hingga Mobb Deep.

“Awalnya project ini adalah sebuah tribute untuk J Dilla, tetapi karena bantuan Berita Angkasa menjadi sebuah project yang lebih besar. Masing-masing personel yang kami ajak berkolaborasi saat ini memiliki kesamaan rasa dalam bermusik yaitu black music,” ujar Daniel Adisumarta, perwakilan dari GOODNWS.

Menanggapi Daniel, Kurnia Bayu Aji dari Berita Angkasa mengatakan, “Batavia Collective akan memiliki agenda panjang yang seru. Ke depannya, musisi-musisi lain bisa ikut terlibat dalam kolektif ini dan dengan musik hasil kurasi GOODNWS dan Berita Angkasa.”

Saat ini BTVC diisi oleh musisi-musisi yang memiliki ciri dan keunikan tersendiri: Elfa Zulham (drum), Jonathan Mono (synth bass), Doni Joesran (keys), dan Randy MP (sequencer, gitar). Mereka bersatu dengan inspirasi bermusik dari Will Session, Yussef Kamaal, hingga J Dilla dan kru The Soulquarians-nya

Jonathan Mono, pria yang juga memimpin band Neurotic, menceritakan ketertarikannya ketika diajak GOODNWS dan Berita Angkasa untuk terlibat. Ia menjelaskan: “Konsepnya sangat menarik, memainkan rangkaian potongan lagu (mixtape) dengan cara live, sehingga ada tantangan lain untuk menjaga dan memainkan mood sepanjang mixtape dibandingkan dengan performance biasanya yang konvensional. Selain itu personally untuk saya, ini adalah salah satu hal yang belum pernah saya lakukan.”

Sedangkan Doni Joesran, sosok yang pernah bekerjasama dengan Barry Likumahuwa hingga Teddy Adithya, mengatakan bahwa proses kreatif bermusik BTVC dalam Mixtape Session ini terbilang unik dan berbeda.

“Tentu mungkin sudah banyak yang coba melakukan ini, tapi kami sebelumnya jarang bertemu. Terbentuk dari satu momentum yang minim sekali dan menurut gue itu satu proses yang jarang terjadi. Jadi memang dari idenya sudah bagus, dan dasar orang-orang yang terlibat terbilang cukup gila. Jadi kami memutuskan untuk maju dan terjadilah project ini,” tutur Doni.

Setelah Mixtape Session ini, BTVC rencananya menggelar sebuah live showcase di Twenty Fifth, Jl. Wijaya I no. 25, Jakarta Selatan, pada 15 November mendatang. Showcase ini juga menandai penampilan perdana bagi BTVC sekaligus peluncuran situs terbaru milik GOODNWS, thegoodnws.com.

Dalam waktu dekat, BTVC juga akan memperkenalkan karya orisinil milik mereka dalam bentuk single. Di lagu tersebut, mereka akan berkolaborasi dengan Kamga dari trio pop alternatif Dekat.

================================================================================

For more info:

Instagram: @batavia.collective

https://frekuensiantara.com/batavia-collective-mixtape-session/


Related Blogs

    Share