kelakar1

KELAKAR berdiri di akhir tahun 2014, dengan ide untuk  menghasilkan karya-karya music cadas yang berbeda dengan tipikal band metal arus utama. Awalnya, ‘r (akronim dari Reynold Silalahi), sang pianis, konseptor dan composer utama band ini, menerima tantangan dari kurator Komunitas Salihara untuk tampil dalam salah satu perhelatan tahunan di Teater Salihara. ‘r memanfaatkan momen ini untuk mengajukan konsep band, daripada konsep solo piano yang awalnya ia ditawarkan. Dari situlah ia merekrut personel yang lain; Didi Priyadi (vocal, guitar), Wisnu Adrian (synthesizer) dan Bistok Simangunsong (drum). Ajang tersebut dimanfaatkan sebagai perilisan album pertama mereka “Mari Kita Mulai !!” di tahun 2015. Di tahun 2016, Kelakar menambah amunisi baru : Mattheus Aditirtono di posisi bass untuk semakin memperkaya spektrum sound di lini rendah.

 

Konsep Kelakar adalah musik avant garde, eksperimental metal; memadukan beraneka genre, dengan perpaduan sound synthesizer yang beraneka ragam, distorsi gitar, walking bass, beraneka pattern drum, dari mulai swing, bossanova, pop sampai blast beat, thrashing dan grinding. Peleburan musik seperti ini dihadirkan dengan lirik bertema absurd, multi tafsir dan spiritual. Meskipun Kelakar punya referensi band-band beraliran sejenis; katakanlah seperti ; Fantomas, Naked City, Mr Bungle, Frank Zappa & The Mothers of Invention, atau yang tidak sejenis seperti : AMQA, Frans Lizst, Napalm Death, Papa T Bob, Rinto Harahap, Benyamin S, dll… tetap tidak ada satu artist atau band pun yang dibilang mirip dengan Kelakar dan sebaliknya, tidak bisa disebut bahwa Kelakar mirip dengan band ini atau band itu…
Setelah merilis album pertama di tahun 2015, mereka merambah panggung-panggung, venue dan acara komunitas. Sambil menambah materi baru untuk album berikutnya. Hingga di kuartal ketiga tahun 2016 kemarin, mereka berhasil merampungkan seluruh rekaman album kedua, yang mereka beri nama “The Colonel”.
“The Colonel” adalah nama mascot Kelakar yang selalu menghiasi cover album, sejak album pertama. Di artworknya The Colonel berada di depan kawanan makhluk aneh bin ajaib, sebagai pemimpin. Suatu harapan bahwa band ini mewakili rekan-rekan musisi sejenis untuk mulai maju dan berkarya meskipun karyanya aneh dan bertentangan dengan arus utama.
Komposisi-komposisi Kelakar menyita enerji ketika didengarkan, tetapi tidak lama. Masing-masing karya sangat intens dan padat tetapi berdurasi relative pendek. Walaupun demikian ketika didengarkan secara berurutan dalam satu pemutaran CD dijamin akan memberikan sensasi yang unik yang relative langka ditawarkan oleh band apapun.
 

Instagram : @kelakar_band

http://www.hitamkelam.com

Related Blogs

    Share