kazzmir

Keluarnya single terbaru Kazzmir berjudul “Sightless” pada tanggal 20 September 2019 yang lalu, seakan menjadi candu bagi Rolf, Dio, Ancal, dan Iyan untuk lebih dalam masuk ke dalam nyawa dari lagu Sightless tersebut. Seakan tidak puas menyalurkan ide mereka hanya dari audio, Kazzmir pun mulai melanjutkan proses berkarya di ranah video klip. Dipresentasikan dengan sinematik, klip ini cukup banyak dihiasi emosi yang di ekspresikan dengan sangat mendalam oleh sang aktor, luapan kekosongan yang dirasakan di titik teratas hidupnya, bahkan saat berada diatas rata-rata kesuksesan manusia sekalipun.

Mungkin banyak dari kita yang iri atas pencapaian orang lain dari segi apapun itu. Jika kita hanya melihat dari luar saja, siapa yang tau tentang isi sesungguhnya dari senyuman seseorang? Manusia tidak ada yang sempurna, tidak ada orang yang luput sedikit-pun dari kekurangan, bahkan, sekecil, serendah apapun sesuatu yang dimiliki, bersyukurlah, jangan menjadi buta dengan apa yang diberi oleh Sang-Kuasa hingga detik ini. Video klip “Sightless” ini akan dirilis pada tanggal 10 januari 2020 dan akan tersedia di akun Youtube Kazzmir , akan diinfokan pula melalui akun media resmi Kazzmir antara lain Facebook, Instagram dan Twitter.

Pada proses produksi video klip ini Kazzmir dibantu oleh sekumpulan orang-orang yang juga kami sebut keluarga, yaitu, Fidelis Eltho (Assistant Director/Director of Photography/Editor), lalu ada Jimmy Wesly (Line Producer). Untuk menambah keindahan tatanan visual Kazzmir dibantu oleh Dhika Alif (Lighting) serta Naufal (Assistant Lighting). Oh, ya tentu saja yang terakhir adalah Wedhar Pranata Jati yang menjadi pemeran tunggal/aktor di video klip ini.

Harapan yang sederhana dari Rolf, Dio, Ancal, Iyan bagi keharmonisan kehidupan di dunia ini. Jangan mengalah terhadap ambisi yang tidak berujung.

Kazzmir adalah kumpulan pikiran, keringat, dan ambisi dari 4 orang yang dibentuk pada akhir 2016 di Yogyakarta. Terjebak di antara suguhan yang itu-itu saja mereka mengajak orang-orang melihat realita dari sudut pandang mereka. “Seperti manusia, musik juga harus memiliki banyak sisi”, merupakan landasan mereka. Mereka seperti ingin menjadi manifestasi suara-suara kecil yang tenggelam di masyarakat. Dengan suara yang membius mengiringi vokal dengan bahasa yang diada-adakan, banyak orang berkata Kazzmir mengikuti aliran alternatif-rock, ada juga yang berkata eksperimental rock, tetapi itu tidak terlalu penting.

Pertengahan tahun 2016, Ancal ,Iyan dan Dio yang saat itu sedang tidak berada dalam projek apapun, sepakat untuk membentuk sebuah grup musik, yang didasarkan oleh kondisi dan keresahan perkembangan musik di Jogja pada saat itu. Lalu bertemulah dengan Rolf, Edo dan tercetuslah nama Kazzmir.

Pasca mengeluarkan single pertama-nya “Infatuated” , Kazzmir saat ini berjalan dengan formasi 4 personil yaitu Rolf (vokal,gitar), Ancal (gitar), Dio (bass), dan Iyan (drum). Hal tersebut cukup berdampak besar terhadap proses berkarya Kazzmir pada single-single yang akan datang. Kazzmir yakin karya-karya yang akan datang lebih banyak kejutan, tentu bagi pendengar setia Kazzmir serta masyarakat penikmat musik pada umumnya.

Single ke-dua berjudul “Sightless” menjadi hal penting bagi Kazzmir, dan semakin menjelaskan keseriusan Kazzmir di industri musik Indonesia. Tetapi Kazzmir tidak akan berlama-lama berada di zona nyaman setelah mengeluarkan single ke-dua.

Persiapan untuk single ke-tiga Kazzmir sudah dimulai lebih awal, dan akan matang se-segera mungkin dalam waktu yang cukup dekat. Hal ini sebagai persiapan Kazzmir dalam menghadapi tantangan dalam proses pembuatan album yang tidak perlu waktu lama lagi bagi masyarakat untuk dapat menikmati dan memahami Kazzmir lebih mendalam.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @kazzmir_

Related Blogs

    Share