Karolina (1)

Karolina merupakan sebuah kelompok musik yang terbentuk pada Desember 2010. Berakronim dari Ketika Rock n’ Roll Semakin Berwarna, Karolina memaknai rock ‘n roll sebagai suatu entitas yang menyenangkan dan menjadi pendamping dalam latar musik keseharian siapapun.Theresia Aurellia, Bayu Fajri Hadyan, Imee Ester, Wahyu Ramadhan, Muhamad Robbyansyah, dan Rahman Hakim, adalah nama-nama yang memulai sejarah Karolina di Universitas Indonesia. Mereka saling bersinergi dalam koridor poprock ala Beatles. Berbekal nomor-nomor klasik Beatles dan beberapa buah lagu upbeat nan ceria, Karolina menemukan posisinya di kancah musik kampus sejak awal berdiri.Seiring tumbuh kembangnya, pada pertengahan tahun 2013 lalu, formasi Karolina mengalami perubahan. Dua personilnya, Bayu Fajri (Gitar-Vokal) dan Wahyu Ramadhan (Gitar), memilih untuk fokus menekuni bidang lain. Kekosongan ini pun diisi oleh Toddy Dinuri, salah satu kerabat Karolina yang kerap memainkan warna blues, masuk sebagai gitaris di Karolina.

Mendobrak stigma masyarakat yang menyebut mereka sebagai “band Beatles banget”, mereka berhasil membuktikan warna dan karakter mereka denganlahirnya kedua karya ini. “Kami ambil cara mereka untuk berkembang, kami pelajari cara mereka mengobrak-abrik musik, kami pelajari juga cara berpikir mereka mengenai memberikan jiwa ke lagu. Tapi demikian bukan berarti kami bikin lagu yang persis seperti mereka“, ungkap Theresia.Proses rekaman sendiri memakan waktu hampir 2 bulan. Sedangkan mixing serta mastering kedua single ini diselesaikan dengan sempurna oleh Jonathan VancoNugrahadi.

Single ‘Flightless Bird’ dan ‘My Darling Sleep Above the Cloudy Sky’ menjadi sebuah momentum dinamika Karolina. Berwarna blues-rock yang dibangun diatas lantunan nada folk-ish yang melenakan, kedua nomor tersebut dapat dinikmati melalui akun SoundCloud mereka. Pada single ‘Flightless Bird’ dapat ditemukan nuansa rock alternative yang diwarnai dengan sentuhan rock keyboard ala tahun 60-an. Melodi gitar yang begitu catchy dan lantunan keyboard yang melodis terdengar begitu matang untuk dihidangkan dalam bentuk lagu rock yang manis. Sedangkan pada ‘My Darling Sleeps Above the Cloudy Sky’, kolaborasi vokal antara Theresia dan Rahman mengingatkan pada lagu-lagu Simon & Garfunkel atau Kings of Convenience. Paduan vokal yang begitu ritmis seolah menuntun kita ke teras rumah untuk duduk bersantai menikmati teh sore bersama mentari yang bersiap pulang. Pada akhir lagu, dapat kita dengar sentuhan piano yang mengajak pendengarnya untuk tertidur sebentar di atas awan


Related Blogs

    Share