2Mengusung semangat yang sama dengan Jazz Gunung Bromo untuk meningkatkan apresiasi terhadap musik jazz etnik di tanah air sekaligus mengembangkan tempat tujuan wisata dan perekonomian setempat, Ijen Summer Jazz akan diselenggarakan mulai tahun ini di panggung terbuka Jiwa Jawa Resort Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Ijen Summer Jazz yang diorganisir oleh Jazz Gunung Indonesia merupakan rangkaian dari 3 pergelaran yang akan diadakan pada tanggal 30 Juli, 10 September dan 22 Oktober 2016 untuk mengakomodasi penikmat musik di Banyuwangi dan di Indonesia pada umumnya.
Ijen Summer Jazz menawarkan pertunjukan musik yang intim kepada 300 orang pecinta jazz. Tidak ada batas antara penonton dengan musisi sehingga penonton dapat berinteraksi langsung dengan musisi yang tampil.Pemandangan keindahan pegunungan Merapi, Raung dan Meranti yang mengelilingi panggung terbuka Ijen Summer Jazz akan menambah nuansa syahdu menikmatikonser musik di alam terbuka. Ditambah lagi dengan jamuan makan malam eksklusif  akan menciptakan suasana hangat untuk bercengkerama sesama pengunjung dan juga dengan musisi. Perpaduan hal-hal ini merupakan suasana yang langka didapatkan di dunia seni pertunjukan di tanah air.

1Ijen Summer Jazz merupakan bagian dari Banyuwangi Festival, ajang seni budaya untuk memperkenalkan budaya lokal atau seperti disebut oleh Bupati Azwar Anas, “Banyuwangi Experience”, pengalaman yang tak akan bisa dijumpai di daerah lain. Ijen Summer Jazz juga merupakan pergelaran pertama dari Jazz Gunung Indonesia di wilayah Ijen. Setelah tujuh kali sukses menyelenggarakan Jazz Gunung di Bromo dan Banyuwangi Beach Jazz Festival tahun 2014, Jazz Gunung Indonesia secara konsisten akan terus menyelenggarakan pergelaran berkualitas yang menyuguhkan perpaduan antara musik, manusia dan alam. Pada masa mendatang, diharapkan Ijen Summer Jazz dapat menjadi salah satu festival seni budaya andalan dalam program pariwisata Indonesia.

Pada pergelaran Summer Ijen Jazz yang pertama, akan tampil 2 musisi terkemuka Indonesia yaitu Syaharani & Queenfireworks (ESQI:EF) dan Nita Aartsen. Saira Syaharani Ibrahim atau lebih dikenal dengan Syaharani adalah salah satu diva jazz Indonesia yang menelurkan 3 album solo. Saat ini Syaharani dengan menggandeng dua teman lamanya, Achmad “Didit” Fareed Saad dan Donny Suhendra, mantan gitaris Krakatau, membentuk suatu grup yang dinamakan Syaharani dan Queenfireworks yang sering disebut ESQI:EF. Mengedepankan aransemen yang kreatif dan segar serta lirik yang puitis dan jujur, hingga saat ini ESQI:EF telah merilis 3 album, yaitu “Buat Kamu” (2007), “Anytime” (2010), dan “Selalu Ada Cinta” (2014).

Sedangkan Nita Aartsen adalah seorang pianis dan vokalis yang telah merilis 3 album solo dan menghabiskan lebih dari lima belas tahun sebagai pianis negara Republik Indonesia dan mendapat kesempatan menunjukkan talenta untuk tamu-tamu negara seperti Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton dan Pangeran Bernard dari Belanda. Dalam kurun waktu yang sama, Nita Aartsen membangun reputasinya di industri musik tanah air, dengan bermain dan menyusun lagu bersama musisi-musisi terkemuka seperti Erwin Gutawa, Dwiki Dharmawan, KLA Project, Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, God Bless, Titi DJ, dan lain-lain. Nita juga mengajar di salah satu sekolah musik Farabi, membantu membangun dan menginspirasi musisi masa depan Indonesia. Pada Ijen Summer Jazz mendatang, Nita Aartsen akan tampil dengan format terbarunya yaitu Nita Aartsen & Friends yang merupakan hasil kolaborasinya dengan talenta-talenta internasional, yaitu Ernesto Enriquez Castillo (Kuba) pada gitar, Pablo Calzado (Kuba) pada drum, Patrick Lauwerends (Belanda) pada bass dan multi-instrumentalist Jean-Sébastien Simonoviez (Perancis).

Tiket untuk pergelaran Ijen Summer Jazz pertama tanggal 30 Juli seharga Rp 1.500.000 yang sudah termasuk jamuan makan malam sudah bisa didapatkan mulai tanggal 9 Mei 2016 di situs www.jazzgunung.com atau dengan mengirim email ke tiket@jazzgunung.com atau info@jazzgunung.com.

Related Blogs

    Share