Irwin-Ardy---body

IRWIN ARDY // RILIS SINGLE “THE MISSISSIPPI PREACHER BLUES”

Irwin Ardy rilis single “The Mississippi Preacher Blues” secara digital untuk rayakan setahun belajar thumb picking #dirumahaja karena Pandemi COVID 19. Pandemi sudah pasti musibah buat siapa saja, tapi Irwin merasa bersyukur masih mampu melihat pandemi juga sebagai opportunity. Irwin memang tidak bisa jauh-jauh dari yang namanya gitar sepertinya. Ini terbukti dengan munculnya kembali Irwin ke “permukaan” dengan permainan gitar dengan gaya tradisional khas americana, thumb picking.

Kalau dilihat dari akun Instagramnya, Irwin menandai konten-konten ia bermain thumb picking seperti halnya jurnal sejak setahun yang lalu. Dengan mengangkat cara pikir “Start Small: Be More With Less”, Irwin mencoba berlatih thumb picking dengan perangkat sesederhana mungkin. Ide dasarnya adalah bagaimana satu gitar bisa berbunyi layaknya rhytmn section yang lengkap dengan komponen bass (beat) dan melodi secara independen tapi berbarengan dengan harmonis, maka dari itu dipilihlah thumb picking style.

Terpicu dari dokumenter di Netflix yang berjudul ReMastered: Devil at the Crossroads, yang kemudian membawa Irwin kepada video tutorial oleh Tommy Emmanuel di YouTube, sampai akhirnya Irwin terpapar konten-konten jagoan thumb picking dari Tennessee, Mississippi hingga Kentucky, sebut saja Chet Atkins, Mississippi John Hurt dan Merle Travis. “Mungkin sudah waktunya kali ya. Nggak tau juga persisnya tapi saya mulai bosen mainin gitar digenjrang-genjreng aja hahaha. Bukannya bermaksud sok ya tapi ya itu yang saya rasain. Saya butuh sesuatu yang baru. Sebuah motivasi untuk terus bergerak sesuai ‘panggilan’ yang paling dominan. Di sisi lain, pandemi ini kayak kasih saya kesempatan untuk mulai dari nol lagi. Istilahnya ya Tuhan mau bilang ‘yang lalu biar berlalu win. Sekarang mau apa? Yuk tak bantuin sini’ gituh haha. Jadinya bersyukur sekali saya dong dan feeling excited juga. Lalu muncul deh sebuah epiphany. Wah ini dia nih! Ini kayaknya nggak akan terjadi juga kalo nggak harus kerja dari rumah,” jelas Irwin.

“The Mississippi Preacher Blues” ini juga sebenarnya dibuat sebagai tribut untuk musisi bernama Mississippi John Hurt.

“Saya selalu condong ke Mississippi John Hurt itu karena dia bluesman yang nyanyinya alus dan nggak teriak-teriak meratap. Dia kayak membungkus ratapan khas musik blues itu jadi sesuatu yang menenangkan. Suaranya adem. Itu saya suka dan jadi bikin saya pede buat nyanyi dengan nada rendah, secara vokal saya cempreng kalo nyanyi nada tinggi hehe,” Sambung Irwin.

Buat Irwin, Mississippi Preacher Blues ini adalah si Mississippi John Hurt itu sendiri. Menurutnya, harusnya ada lebih banyak generasi sekarang di Indonesia yang tau siapa dia dan apa kontribusinya terhadap musik secara global.

====================================================================================

For more info:

Instagram: @irwin_ardy  

Facebook: Irwin Ardy

Youtube:Irwin Ardy

Related Blogs

    Share