kompas-(7)

Kreativitas anak muda Indonesia memang tidak bisa diragukan lagi. Banyak karya-karya menarik nan unik yang bermunculan dari generasi muda kini. Salah satunya RUAYA , brand yang berasal dari kota Yogyakarta. Berdiri di awal tahun 2015 yang diprakarsai oleh Dody Andri, RUAYA mampu menarik perhatian masyarakat dengan karya pertamanya yaitu speaker kayu yang bisa dioperasionalkan tanpa harus menggunakan baterai dan daya listrik karena sepenuhnya terbuat dari kayu dan tidak mengandung komponen elektronik sedikit pun. Desain yang unik dengan perpaduan elemen estetika dan fungsi serta kaya akan unsur keberagaman membuat RUAYA menjadi produk yang patut untuk diapresiasi. Nah, buat yang penasaran dengan RUAYA, yuk simak obrolan santai MAVE dengan Dody Andri selaku founder dari RUAYA. Check this out !

 

Halo mas dody , apa kabar ? sedang sibuk apa sekarang?

Hallo, disini kabar baik. Kebetulan sedang sibuk membalas email tentang pertanyaan wawancara.

 

Bisa diceritain nggak, bagaimana awalnya bisa muncul ide membuat RUAYA?

Awal mula muncul ruaya dari sebuah keisengan, tidak terencana dan terjadi begitu saja. Pada awal 2015 lalu, disela sela kesibukan mengawasi sebuah proyek pembangunan, saya dan seorang teman saya menggunakan waktu itu untuk bermain mengunjungi sentra sentra kerajinan. Dari sana, banyak terjadi diskusi yang mengarahkan kami untuk menciptakan produk produk kerajinan.

 

RUAYA berdiri sejak kapan mas ??

Secara hitungan tanggal, saya lupa tepatnya kapan ruaya berdiri, karena memang tidak ada yang mendeklarasikan ia berdiri kapan. Jika ditanya pertanyaan ini saya biasa menyebut tanggal 28 April 2015, sebuah tanggal dimana produk pertama ruaya dilahirkan.

 

Oiya mas, RUAYA ini konsep produknya apa?

Ketika memulai proses desain, elemen yang selalu kami masukan adalah estetika dan fungsi. Dan tentu saja keberagaman.

 

Mengapa memilih nama RUAYA ??

Sebelum nama itu muncul dan saya masih binggung memberikan nama untuk brand ini, Saya iseng membaca kembali catatan catatan pribadi, disana saya temukan kutipan tulisan dari buku Pramudya Ananta Toer yang berjudul Nyanyi Sunyi Seorang Bisu. Pram menulisakan metafor tentang ikan cakalang,” Dalam hidupnya jenis yang satu ini harus terus menerus berenang dalam kecepatan paling tidak 12 mill/jam. Kalo tidak sistem saluran darahnya yang berada di bawah kulit akan membeku. Pilihannya jika ia berhenti maka akan mati.”

Saya kira cara hidup ikan cakalang itu bisa diterapkan sebagai etos kerja bagi sebuah brand baru, yang harus terus menerus bergerak agar tetap hidup.

Dalam fase hidup ikan cakalang, ada sebuah siklus, dimana ikan cakalang akan berpindah ke tempat tempat  yang jauh untuk bereproduksi, siklus itu dinamakan ruaya. Dengan nama itu, saya berharap produk produk ruaya dapat tersebar ke tempat tempat yang jauh dan saling memproduksi dirinya dan ‘yang lain’.

kompas-(1)

 

Untuk bahan baku itu diperoleh dari mana ?

Kebanyakaan bahan baku kami perloleh dari para petani lokal.

 

RUAYA kan berfokus pada produk yang menggunakan kayu, kayu apa saja yang digunakan mas ??

Sementara ini kayu yang kami gunakan sonokeling, mindi, akasia, dan munggur.

 

Untuk Speaker Kayu, itu ada berapa jenis mas ?? jenisnya apa saja ??

Sebenarnya jenisnya cuma satu, hanya kami olah dengan finishing yang berbeda beda. Kami memberikan nama produk dengan beberapa judul lagu. Untuk speaker ada nama reckoner dari Radiohead, Wigwam dari Bob Dylan, dan sebagainya.

 

Handphone tipe apa saja yang bisa menggunakan speaker RUAYA ??

Segala jenis handphone yang memiliki desain speaker di bawah body bisa menggunakan speaker ini.

 

Bisa diceritain secara detail mengenai speaker kayu RUAYA ?? Mulai dari awal ide, desain, keunikan (Apa yang membedakan dengan speaker pada umumnya/speaker kayu lain)

Desain speaker ini diperoleh dari beberapa referensi yang kami kumpulkan. Referensi bisa berupa diskusi, gambar, ataupun video. Speaker yang kami buat adalah speaker pasif tanpa baterei dan komponen listrik. Penambahan suara yang dihasilkan dari speaker ini berasal dari resonansi bunyi.

 

Untuk harga itu kisaran berapa mas ??

Harga produk ruaya yang lama dalam kisaran 520k sampai 119k

 

Dimana bisa mendapatkan produk dari RUAYA??

Bisa langsung via website kita, atau di beberapa marketplace seperti blibli.com, qlapa, dsb. Ada juga produk kolaborasi kita dengan Damn I Love Indonesia, yang bisa diperoleh di store mereka.

 

Selain Speaker apa saja produk dari RUAYA ??

Selain speaker ada produk tas, slingbag, dan clutch yang juga terbuat dari kayu.

 

Untuk Project kedepan, RUAYA ingin membuat apa ??

Saat ini ruaya sedang mengembangkan produk produk baru dan akan selesai pada bulan mei ini. Ada beberapa jenis tas, dan beberapa produk premium untuk souvenir. Untuk research speaker akan kami lakukan pada bulan Juni.

 

Bagaimana pandangan mas Dody Mengenai dunia kreatif (khususnya anak muda ) di Indonesia ??

Mungkin beberapa tahun yang akan datang pasar kreatif akan dikuasai oleh anak muda. Saat ini segalanya serba cepat, yang lambat akan digilas. Semua orang hari ini bisa memulai, dan saya rasa yang diperlukan adalah pembeda. Sesuatu yang dapat saling memberikan nilai dan mnciptakan nilai nilai baru lainnya.

Dalam menjalankan bisnis ini, kami ruaya, tujuan kami bukan semata mata penjualan, namun yang paling utama adalah memberikan inspirasi kepada khalayak yang lebih luas.

 

Last word Mas Dody ?? ( Tagline Ruaya / kata2 untuk teman2 pembaca MAVE magz agar tetap semangat untuk berkarya )

Tagline ruaya: made by hardways, kami percaya bahwa sesuatu yang dilakukan dengan susah payah akan menghasilkan sebuah karya yang indah. Kami percaya bahwa tak pernah ada niat baik yang sia sia. Berkarya adalah pilihan, apresiasi hanya bagian kecil dari peluang untuk dihargai. Penghargaan yang lebih besar terdapat pada kesempatan untuk saling berbagi.

kompas-(3)

============================================================================

Ruaya

Instagram : @ruaya.co

ruaya.co

all teks Bayu Suardi photo Courtesy Of Ruaya

 

Related Blogs

    Share